Iran vs AS
Perang Iran Vs AS Segera Berakhir? Trump Kembali Beri Sinyal Damai: Hubungan Kami Berjalan Baik!
Perang Iran dengan AS aegera berakhir? Trump kembali beri sinyal damai: Hubungan kami berjalan baik!
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Ringkasan Berita:
- Presiden Donald Trump menunjukkan nada optimistis terkait peluang penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
- Trump mengungkapkan perundingan antara Washington dan Teheran berpotensi digelar dalam waktu dekat.
- Langkah ini diambil setelah negosiasi sebelumnya belum menghasilkan kesepakatan damai yang bersifat permanen.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Presiden Donald Trump menunjukkan nada optimistis terkait peluang penyelesaian konflik antara Amerika Serikat dan Iran.
Ia menyampaikan bahwa upaya diplomasi masih terus berjalan meskipun sebelumnya sempat menemui jalan buntu.
Trump mengungkapkan bahwa putaran kedua perundingan antara Washington dan Teheran berpotensi digelar dalam waktu dekat.
Rencananya, pertemuan tersebut akan berlangsung di Islamabad, Pakistan, pada akhir pekan ini.
Langkah ini diambil setelah negosiasi sebelumnya belum menghasilkan kesepakatan damai yang bersifat permanen.
Meski begitu, Trump tetap berharap kedua pihak dapat segera menemukan titik temu.
Ia bahkan mengisyaratkan bahwa perpanjangan masa gencatan senjata tidak lagi diperlukan jika kesepakatan tercapai sebelum batas waktu 21 April.
"Iran ingin berdamai, dan hubungan kami dengan mereka saat ini berjalan sangat baik," ujar Trump kepada awak media di halaman Gedung Putih, Kamis (16/4/2026) waktu setempat, mengutip The Times of Israel.
Pernyataan tersebut mencerminkan keyakinan Trump bahwa komunikasi antara kedua negara mulai menunjukkan arah positif.
Baca juga: Pernyataan Mengejutkan Donald Trump: Sebut Perang di Iran Nyaris Selesai, Sinyal Damai Mulai Menguat
Tak hanya itu, ia juga membuka kemungkinan untuk hadir langsung dalam proses penandatanganan kesepakatan.
"Jika penandatanganan dilakukan di Islamabad, saya mungkin akan hadir di sana. Mereka menginginkan kehadiran saya," imbuhnya.
Di balik optimisme tersebut, Trump tetap menekankan bahwa kemajuan ini tidak lepas dari strategi tekanan yang diterapkan sebelumnya.
Ia menyebut tekanan militer dan ekonomi sebagai faktor utama yang mendorong Iran kembali ke meja perundingan.
Mojtaba Khamenei Skeptis
Pemimpin Republik Islam Iran, Ayatollah Seyed Mojtaba Khamenei, menegaskan bahwa tidak ada gencatan senjata yang benar-benar terjadi antara Iran dan AS.
Menurutnya, situasi di medan tempur saat ini hanyalah "jeda sesaat" dan bukan sebuah kesepakatan damai yang permanen.