Breaking News:

Berita Viral

Ancaman Besar! Houthi Tegaskan Siap Blokade Selat Bab el-Mandeb Jika AS Halangi Perdamaian

Ancaman Houthi blokade Bab el-Mandeb picu kekhawatiran dunia, AS dituding hambat perdamaian global!

Editor: Eri Ariyanto

Ringkasan Berita:
  • Kelompok Houthi ancam blokade Selat Bab el-Mandeb jika Amerika Serikat dianggap menghambat perdamaian.
  • Selat ini merupakan jalur vital dengan sekitar 12 persen perdagangan dunia melintas setiap hari.
  • Jika ditutup, distribusi global terganggu dan kapal harus memutar Afrika hingga menambah waktu 10–14 hari.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah kelompok Houthi mengeluarkan ancaman serius terkait jalur pelayaran strategis dunia.

Mereka menegaskan siap melakukan blokade terhadap Selat Bab el-Mandeb jika upaya perdamaian terus dihambat oleh Amerika Serikat.

Pernyataan tersebut langsung memicu kekhawatiran global mengingat selat ini merupakan salah satu rute perdagangan paling vital di dunia.

Bab el-Mandeb menjadi jalur utama distribusi minyak dan barang dari Timur Tengah menuju Eropa dan sebaliknya.

Ancaman penutupan selat ini berpotensi mengguncang stabilitas ekonomi internasional dan memicu lonjakan harga energi.

Pihak Houthi menilai intervensi AS justru memperkeruh situasi dan menghambat tercapainya solusi damai di Yaman.

Di sisi lain, komunitas internasional menyerukan agar semua pihak menahan diri demi mencegah eskalasi konflik yang lebih luas.

Sejumlah analis menilai langkah ini bisa menjadi titik balik konflik kawasan jika benar-benar direalisasikan.

Kini, dunia menanti langkah lanjutan dari kedua pihak di tengah situasi yang semakin tegang dan penuh ketidakpastian.

Baca juga: Makin Panas! Trump Gelar Rapat Darurat Bareng CIA dan Menhan, Krisis AS-Iran di Ujung Tanduk


Seperti diketahui, kelompok Houti Yaman mengancam akan menutup Selat Bab el-Mandeb yang ada di lepas pantai Yaman jika Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terus menghambat perdamaian.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Pemerintah Houthi di Sana’a, Hussein al-Ezzi, melalui sebuah unggahan di X.

“Jika Sanaa memutuskan untuk menutup Bab el-Mandeb, maka seluruh umat manusia dan jin akan sama sekali tidak berdaya untuk membukanya,” tulis Hussein di X dilansir Al Jazeera, Minggu (19/4/2026).

“Oleh karena itu, yang terbaik bagi Trump, dan dunia yang terlibat, adalah segera mengakhiri semua praktik dan kebijakan yang menghambat perdamaian, dan menunjukkan rasa hormat yang diperlukan terhadap hak-hak rakyat dan bangsa kita,” sambungnya.

Sebelumnya, Kelompok Houthi Yaman juga menyatakan siap meningkatkan operasi militernya jika AS dan Israel melanjutkan serangan terhadap Iran.

Pernyataan ini disampaikan Kementerian Luar Negeri Pemerintah Houthi di Sana'a pada Minggu (12/4/2026), di tengah meningkatnya ketegangan kawasan Timur Tengah setelah negosiasi antara Iran dan AS gagal.

Anggota Pasukan Penjaga Pantai Yaman yang berafiliasi dengan kelompok Houthi berpatroli di laut ketika para demonstran berbaris melalui kota pelabuhan Laut Merah, Hodeida, sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Gaza pada 4 Januari 2024, di tengah-tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok militan Hamas di Gaza. Serangan udara berat menggempur kota-kota yang dikuasai kelompok itu di Yaman pada 12 Januari 2024, menurut media resmi Houthi dan koresponden AFP. Ibu kota Sanaa, Hodeida, dan Saada menjadi sasaran serangan, kata media resmi Houthi, yang menyalahkan agresi Amerika dengan partisipasi Inggris. (AFP)
Anggota Pasukan Penjaga Pantai Yaman yang berafiliasi dengan kelompok Houthi berpatroli di laut ketika para demonstran berbaris melalui kota pelabuhan Laut Merah, Hodeida, sebagai bentuk solidaritas terhadap warga Gaza pada 4 Januari 2024, di tengah-tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok militan Hamas di Gaza. Serangan udara berat menggempur kota-kota yang dikuasai kelompok itu di Yaman pada 12 Januari 2024, menurut media resmi Houthi dan koresponden AFP. Ibu kota Sanaa, Hodeida, dan Saada menjadi sasaran serangan, kata media resmi Houthi, yang menyalahkan agresi Amerika dengan partisipasi Inggris. (AFP) (AFP)

Selat Bab el-Mandeb jalur penting dunia

Halaman 1/2
Tags:
HouthiAmerika Serikat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved