Breaking News:

Demo Buruh

Dedi Mulyadi Pasang Badan, Minta Kapolda Jabar Bebaskan Mahasiswa yang Demo: Bukan Kriminal

Dedi Mulyadi, meminta Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, untuk membebaskan mahasiswa yang ditangkap saat mengikuti unjuk rasa.

Tayang:
Editor: Eri Ariyanto
TribunJabar | TribunTimur/ HO
KEPALA DAERAH TURUN - (kiri) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi nampak ikut mendatangi massa yang melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam. (kanan) Gubernur Sulsel Andi Sudirman memeluk massa aksi di ruas Jl AP Pettarani, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Ia turun langsung menenangkan demonstran. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM – Suara lantang datang dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Dedi Mulyadi menegaskan, mahasiswa yang ditangkap saat demo tak seharusnya diperlakukan seperti penjahat.

“Mereka hanya nakal tanpa kriminal,” tegas Dedi, sambil memastikan dirinya akan langsung menemui Kapolda Jabar demi memperjuangkan pembebasan para mahasiswa.

Baca juga: Yusuf Hamka Blak-blakan Ungkap Kondisi Uya Kuya Usai Rumahnya Dijarah, Seperti Ini Keadaannya

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meminta Kapolda Jabar, Irjen Pol Rudi Setiawan, untuk membebaskan mahasiswa yang ditangkap saat mengikuti unjuk rasa.

Menurut mantan Bupati Purwakarta itu, para mahasiswa tersebut hanya melakukan kenakalan yang tidak masuk kategori kriminal.

"Saya juga sampaikan kepada Kapolda Jabar sebagai orang tua dari anak-anak di Jawa Barat yang setiap hari berinteraksi, pasti di antara mereka yang ikut demonstrasi itu ada yang nakal." ujarnya dalam forum dialog antara pemerintah dan kelompok mahasiswa di halaman Gedung Sate, Kota Bandung, Rabu (3/9/2025).
 
"Yang nakalnya ada dua, nakal tanpa kriminal dan nakal kriminal," lanjutnya.

Ia menjelaskan, kenakalan mahasiswa tanpa kriminal misalnya teriak-teriak, dorong-dorongan massa, atau membuat jalanan macet.

Adapun yang berbuat kriminal adalah mereka yang membawa senjata hingga narkoba saat melakukan aksi.

KEPALA DAERAH TURUN - (kiri) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi nampak ikut mendatangi massa yang melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam. (kanan) Gubernur Sulsel Andi Sudirman memeluk massa aksi di ruas Jl AP Pettarani, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Ia turun langsung menenangkan demonstran.
KEPALA DAERAH TURUN - (kiri) Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi nampak ikut mendatangi massa yang melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jabar, di Jalan Diponegoro, Kota Bandung, Jumat (29/8/2025) malam. (kanan) Gubernur Sulsel Andi Sudirman memeluk massa aksi di ruas Jl AP Pettarani, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Ia turun langsung menenangkan demonstran. (TribunJabar | TribunTimur/ HO)

Pada kesempatan itu, Dedi menekankan agar mahasiswa yang tidak terbukti melakukan tindak pidana kriminal segera dibebaskan.

Bahkan, sampai saat ini masih ada sejumlah mahasiswa dari kelompok organisasi kemahasiswaan yang ditahan usai aksi.

"Mudah-mudahan harapan saya, termasuk ada anak-anak yang masih ditahan, harapan saya mudah-mudahan Pak Kapolda bisa membebaskan mereka," kata Dedi.

Ia pun menegaskan akan mendatangi Polda Jabar untuk menyampaikan langsung permintaannya tersebut kepada Kapolda Jabar agar bisa segera dikabulkan.

"Setelah ini, saya akan datang ke Pak Kapolda Jawa Barat. Menemui mereka (mahasiswa), mudah-mudahan hari ini mereka pulang," tuturnya.

Ikut Berduka Atas Kematian Affan Kurniawan, Dedi Mulyadi Izin Jadikan Adik Korban Sebagai Anak Asuh

Meninggalnya driver ojek online Affan Kurniawan akibat ditabrak dan dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob memang memicu kemarahan publik.

Halaman 1/4
Tags:
Dedi MulyadiKapoldaJawa Baratmahasiswa
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved