Kabupaten Sukoharjo
Deretan Capaian Program Setahun Kepemimpinan Etik-Sapto di Kabupaten Sukoharjo
Memasuki periode kedua, Etik Suryani tetap menjadikan pembangunan infrastruktur jalan sebagai tulang punggung kebijakan daerah.
Editor: Delta Lidina
TRIBUNNEWSMAKER.COM, SUKOHARHO - Genap 365 hari atau satu tahun kepemimpinan Bupati Sukoharjo, Etik Suryani bersama Wakil Bupati Eko Sapto Purnomo, berbagai program prioritas mulai menunjukkan capaian signifikan.
Keduanya resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto pada 20 Februari 2025 untuk melanjutkan pembangunan Kabupaten Sukoharjo.
Memasuki periode kedua, Etik Suryani tetap menjadikan pembangunan infrastruktur jalan sebagai tulang punggung kebijakan daerah.
Fokus tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarkawasan, mendukung aktivitas ekonomi, serta memperlancar mobilitas masyarakat.
Data Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Sukoharjo mencatat, sejak 2019 hingga akhir periode pertama kepemimpinan Etik pada 2024, panjang jalan dengan kondisi baik meningkat hingga 200,615 kilometer atau 193,65 persen.
Baca juga: Bupati Etik Tinjau Banjir di Bendosari Sukoharjo, Pastikan Bantuan Tersalurkan ke Warga Terdampak
Tren tersebut berlanjut pada 2025 melalui program “Jalanku Mulus” dengan pendekatan Ruas Tuntas, yakni penyelesaian pembangunan difokuskan hingga benar-benar rampung pada satu ruas jalan sebelum beralih ke titik lain.
Sekretaris Daerah Sukoharjo, Abdul Haris Widodo menegaskan, pembangunan jalan tetap menjadi prioritas pada 2025 sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik.
“Pembangunan infrastruktur jalan menjadi prioritas utama pada 2025. Tahun ini, pembangunan infrastruktur jalan tetap dilanjutkan sebagai bagian dari peningkatan pelayanan publik,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Selain perbaikan jalan, Pemkab juga mengintensifkan pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) melalui program “Terangi Jalanku”.
Pemasangan difokuskan pada ruas penghubung antardesa dan kawasan rawan kecelakaan di 12 kecamatan, sehingga akses jalan perdesaan kini lebih terang dan aman.
Tak hanya infrastruktur fisik, pembangunan sumber daya manusia juga mendapat perhatian.
Peresmian Grha Pustaka Sukoharjo menjadi simbol penguatan literasi dan ruang belajar publik yang kini dimanfaatkan pelajar dan mahasiswa.
Pada sektor pendidikan dan sosial keagamaan, Pemkab menggulirkan program Beasiswa Kuliah Sukoharjo Pintar dan Umrah Gratis untuk Takmir Masjid yang untuk pertama kalinya dijalankan pada 2025.
Sebanyak 38 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi menerima beasiswa tersebut.
Sementara program umrah memberangkatkan 24 takmir masjid ke Tanah Suci pada Desember 2025.
Sumber: Tribun Solo
| Lepas 355 Calon Haji Kloter 63 Sukoharjo, Bupati Etik Bekali Jaket Merah hingga Makanan Kering |
|
|---|
| Gelontorkan Rp 25 Miliar, Pembangunan Masjid Kartasura Segera Terealisasi |
|
|---|
| Sebanyak 131 Warga Kurang Mampu di Sukoharjo Terima Bantuan dari Bupati |
|
|---|
| Jelang Keberangkatan ke Tanah Suci, Bupati Sukoharjo Beri Jaket dan Bekal ke Ratusan Calon Haji |
|
|---|
| Jelang 'El Nino', Wabup Sukoharjo dan Anggota DPR RI Pastikan Stok Beras di Bulog Kabupaten Aman |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/etik-suryani-dan-eko-sapto-setahun-kepemimpinan.jpg)