Breaking News:

Berita Viral Hari Ini

Kronologi Debt Collector Prank Ambulans di Semarang demi Tagih Utang, Bisa Terancam Pasal Berlapis

Aksi tak terpuji yang dilakukan oknum debt collector di Kota Semarang, Jawa Tengah, berbuntut panjang.

Tayang:
Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Instagram/@informasi.semarang
AMBULANS KENA PRANK - Tiga unit ambulans dan satu mobil pikap jasa angkut kena prank tukang tagih pinjaman online di Semarang Barat, kota Semarang. 

Ringkasan Berita:
  • Seorang pria bernama Adi Prasetya memesan tiga ambulans dan satu mobil Lalamove secara fiktif ke rumah debitur di Semarang sebagai cara menekan korban agar membayar utang pinjaman online.
  • Perempuan yang didatangi ambulans menegaskan dirinya tidak memesan layanan apa pun dan tidak sedang sakit.
  • Prank tersebut viral di media sosial dan menuai kecaman karena menyalahgunakan layanan darurat, sehingga pihak debt collector berpotensi dijerat pasal berlapis oleh aparat penegak hukum.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Aksi tak terpuji yang dilakukan oknum debt collector di Kota Semarang, Jawa Tengah, berbuntut panjang.

Niat menagih utang dengan cara tak lazim justru berujung pada polemik dan ancaman jerat hukum serius.

Sebelumnya, publik dihebohkan dengan viralnya video yang memperlihatkan tiga mobil ambulans dan satu mobil pikap Lalamove terparkir di depan sebuah rumah di Semarang.

AMBULANS KENA PRANK - Ilustrasi ambulans. Tiga ambulans kena prank order fiktif di Kota Semarang.
AMBULANS KENA PRANK - Ilustrasi ambulans. Tiga ambulans kena prank order fiktif di Kota Semarang. (TRIBUN JATENG/Reza Gustav)

Belakangan terungkap, kedatangan kendaraan tersebut bukan untuk keadaan darurat, melainkan akibat order fiktif yang diduga dilakukan oleh debt collector pinjaman online.

Peristiwa itu terjadi pada Selasa (3/2/2026) siang dan terekam dalam video yang ramai beredar di media sosial.

Dalam video tersebut, tampak tiga unit ambulans berjajar bersama satu mobil pikap Lalamove di depan sebuah rumah yang terlihat tertutup dan tak berpenghuni.

Baca juga: Immanuel Ebenezer Sebut Purbaya Terancam Kasus, Reaksi Menkeu Mengejutkan: Gaji Gue Gede di Sini

Diketahui, pihak ambulans menerima pesanan dari seorang pria bernama Adi Prasetya.

Setelah alamat dibagikan, para sopir ambulans pun mendatangi lokasi sesuai permintaan.

Namun setibanya di alamat tujuan, para sopir mendapati rumah dalam kondisi kosong.

Tak hanya itu, dua ambulans lain serta satu mobil Lalamove juga sudah berada di lokasi yang sama, dengan pemesan atas nama debt collector dari salah satu pinjaman online.

Mobil ambulans telah disiagakan di pintu masuk jalur pendakian untuk evakuasi.
Mobil ambulans telah disiagakan di pintu masuk jalur pendakian untuk evakuasi. (TribunSolo.com/Adi Surya)

Situasi makin membingungkan ketika para sopir menunggu cukup lama hingga akhirnya muncul seorang perempuan yang identitasnya diduga sama dengan debitur yang hendak ditagih.

Perempuan tersebut kemudian menjelaskan bahwa dirinya tidak pernah memesan ambulans maupun layanan Lalamove dan mengaku dalam kondisi sehat.

Ia memastikan bahwa seluruh kendaraan yang datang ke rumahnya merupakan korban penipuan.

Baca juga: Daftar Nama 7 Menteri yang Diisukan Kena Reshuffle, Termasuk Menlu Sugiono, Ini Kata Istana

Namun alih-alih meminta maaf, pria bernama Adi justru menghubungi perempuan itu melalui telepon dan mendesaknya agar segera membayar utang pinjaman online yang disebut-sebut tengah menjeratnya.

Tak berhenti di situ, ketika salah satu sopir ambulans mencoba menghubungi Adi untuk meminta kejelasan, pria tersebut kembali menyampaikan permintaan serupa, yakni agar perempuan tersebut segera melunasi utangnya.

Halaman 1/2
Tags:
debt collectorprankambulansSemarangambulans kena prank
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved