Kematian Dosen Untag
Alamat Rumah AKBP Basuki dan Dwinanda Dosen Untag Semarang Ternyata Sama! Lokasinya di Tembalang
Sejumlah fakta terkait kematian Dwinanda Linchia Levi dosen Untag Semarang makin terkuak, salah satunya mengenai alamat rumah.
Penulis: Febriana Nur
Editor: Febriana
Keluarga memang belum menerima hasil autopsi secara tertulis. Namun mereka telah mendapat informasi secara lisan.
Dikonfirmasi jurnalis TribunJateng.com dari Tiwi, kerabat dari Dwinanda, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.
Akan tetapi, Dwinanda diduga mengalami pecah jantung. Kondisi tersebut dipicu aktivitas berat yang sempat dilakukan korban sebelum ditemukan meninggal tanpa busana.
Keluarga berharap polisi bisa mengusut teka-teki kematian Dwinanda sampai tuntas, termasuk soal AKBP Basuki.
Baca juga: Hasil Autopsi Dwinanda Dosen Untag, Jantung Pecah, Dugaan Aktivitas Berat sebelum Tewas Tanpa Busana
Sosok Dwinanda Linchia Levi
Dwinanda Linchia Levi merupakan wanita berusia 35 tahun.
Ia bekerja sebagai dosen hukum pidana di Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus 1945 sejak beberapa tahun terakhir.
Semasa hidup, Dwinanda tak terlihat mempunyai penyakit tertentu.
Namun sebelum meninggal, ia sempat periksa ke Rumah Sakit Telogorejo Semarang.
Dari hasil pemeriksaan, Dwinanda memiliki tensi darah cukup tinggi yakni 190 mmHg dan gula darah 600 mg/dL.
(TribunnewsMaker.com/Febriana)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Peran-AKBP-B-dalam-kematian-dosen-Untag-Semarang.jpg)