Insiden Pesawat ATR di Maros
Jasad Utuh, Esther Pramugari Pesawat ATR Ditemukan di Pinggir Air Terjun, Badan Ditahan Semak-semak
Jasad utuh, Esther Pramugari pesawat ATR ditemukan di pinggir air terjun, badan ditahan semak-semak.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Cuaca dingin serta kabut tebal menjadi tantangan utama selama proses penyelamatan di puncak Gunung Bulusaraung.
"Kemudian kemiringan Bulusaraung ini, medan yang kami lewati sekitar 80 derajat," ucapnya.
Setelah berhasil dievakuasi, satu jenazah telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar untuk proses autopsi.
Sementara itu, Kasi Ops Basarnas Makassar, Andi Sultan, menyampaikan rencana evakuasi lanjutan terhadap korban lainnya.
"Dijaga empat belas personel untuk memastikan keamanan lima jasad tersebut," ucapnya.
Baca juga: Akhir Penantian Panjang, Seluruh Penumpang ATR 42-500 Akhirnya Ditemukan, Proses Evakuasi Berjalan
9 Korban Ditemukan
Sembilan jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 telah dievakuasi dari kawasan Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.
Dari sembilan kantong tersebut, dua kantong berisi jenazah utuh.
Sementara tujuh kantong lainnya berisi bagian tubuh korban (body part).
Seluruh temuan diperoleh selama operasi pencarian hingga Kamis (22/1/2026).
Adapun total korban dalam kecelakaan pesawat tersebut berjumlah 10 orang.
Sementara satu korban masih dalam pencarian.
Hingga kini, dua jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga.
Keduanya yakni Florencia Lolita Wibisono alias Olen, pramugari pesawat ATR 42-500, serta Deden Maulana, pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).
Jenazah Florencia dijemput kakaknya, Velix, bersama keluarga, sementara jenazah Deden dijemput langsung oleh sang istri, Vera.
Kedua jenazah telah diberangkatkan ke Jakarta sejak Rabu (21/1/2026).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Pramugari-Esther-Aprilita-Sianipar-Esther-merupakan.jpg)