Berita Viral
Daftar Tokoh yang Murka dengan Ucapan Alumni LPDP Dwi Sasetyaningtyas: Mahfud MD Marah, Anhar Kecewa
Alumni LPDP Dwi Sasetyanigtyas Tuai Amarah Mahfud MD & Kekecewaan Anhar, Heboh Nasional!
Editor: Eri Ariyanto
Ringkasan Berita:
- Ucapan kontroversial alumni Dwi Sasetyanigtyas soal anaknya jadi WNA Inggris memicu kemarahan publik.
- Mahfud MD dan Anhar Gonggong mengecam, menyoroti tanggung jawab moral penerima beasiswa LPDP.
- Hotman Paris Hutapea bahkan mengusulkan pencabutan kewarganegaraan, sementara diskusi nasional soal kebebasan berpendapat vs tanggung jawab moral pun merebak.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ucapan kontroversial yang disampaikan oleh alumni Dwi Sasetyanigtyas langsung memicu reaksi keras dari sejumlah tokoh publik di Indonesia.
Mahfud MD menyatakan kemarahannya, menilai pernyataan tersebut menimbulkan kegaduhan dan bisa menyesatkan publik.
Tak hanya Mahfud, Politikus senior Anhar Gonggong juga menyampaikan rasa kecewanya, mengingat posisi alumni LPDP yang seharusnya menjadi teladan intelektual.
Ucapan Dwi Sasetyanigtyas tersebut memancing perdebatan hangat di media sosial, dengan berbagai pihak menilai ada batas etika yang dilanggar.
Beberapa tokoh masyarakat mengingatkan pentingnya tanggung jawab publik bagi penerima beasiswa prestisius seperti LPDP.
Selain itu, pengamat pendidikan menyoroti bagaimana pernyataan kontroversial bisa mencoreng reputasi lembaga pendidikan dan program beasiswa.
Sementara itu, Dwi Sasetyanigtyas memberikan klarifikasi singkat, namun respons tersebut dianggap belum cukup menenangkan publik.
Kejadian ini menjadi sorotan nasional, memicu diskusi mengenai kebebasan berpendapat versus tanggung jawab moral tokoh publik.
Baca juga: Profil Mahmoud Ahmadinejad, Presiden ke-6 Iran Tewas Diserang Israel-AS, Meninggal Bersama Pengawal
Sederet tokoh ternama mengecam ucapan Dwi Sasetyaningtyas, alumni beasiswa LPDP.
Mulanya Dwi membagikan satu konten di Instagram dan Threads miliknya. Isinya mengenai anak keduanya yang resmi jadi WNA Inggris/British Citizen.
"Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan paspor kuat WNA," ucapnya.
Masalah semakin membesar, ketika banyak netizen mengulik kehidupan pribadi awardee LPDP ini termasuk dugaan suaminya yang belum menuntaskan kewajiban sebagai penerima LPDP.
Salah satu kewajiban paling penting bagi penerima beasiswa LPDP adalah masa kontribusi atau pengabdian di Indonesia.
Berdasarkan ketentuan resmi LPDP, awardee wajib kembali dan berkontribusi secara fisik di Indonesia selama dua kali masa studi ditambah satu tahun (2N+1), yang dijalankan secara berturut-turut setelah menyelesaikan pendidikan.
Khofifah Anggap Tega
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan kekecewaannya terhadap polemik penerima beasiswa LPDP.
| Innalillahi! Haerul Saleh Anggota BPK RI Meninggal Dunia dalam Kebakaran di Rumahnya Sendiri |
|
|---|
| Heboh! Soal Ada Ulat dalam Menu MBG di SDN Madurejo 2 Pasiran Lumajang Jatim, SPPG Klarifikasi |
|
|---|
| Pengakuan KS Bantu Pelarian Kiai Cabul di Pati: Percaya karena Dia Sumpah 'Demi Allah' Tak Berzina |
|
|---|
| Fakta Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius Samudra Atlantik, WHO Pastikan Bukan Pandemi |
|
|---|
| Nasib Kurir Narkoba Asal Malaysia, Selundupkan 62 Kg Sabu ke Surabaya, Divonis Penjara Seumur Hidup |
|
|---|