Berita Viral
Kereta Api Argo Bromo Anggrek Kembali Tabrakkan, Kali Ini di Grobogan hingga Tewaskan 4 Orang
Rentetan kecelakaan yang melibatkan kereta api kembali menjadi sorotan publik.
Editor: Candra Isriadhi
Ringkasan Berita:
- Argo Bromo Anggrek mengalami dua kecelakaan hanya dalam hitungan hari, memicu sorotan publik soal keselamatan.
- Tabrakan dengan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur menewaskan 16 orang dan melukai sekitar 90 orang.
- Insiden di perlintasan tanpa palang pintu menewaskan 4 orang setelah mobil tertabrak kereta, menunjukkan masih tingginya risiko di perlintasan sebidang.
TRIBUNNEWSMAKER.COM -Rentetan kecelakaan yang melibatkan kereta api kembali menjadi sorotan publik.
Dalam waktu yang sangat berdekatan, Argo Bromo Anggrek tercatat mengalami dua insiden berbeda yang sama-sama menelan korban jiwa.
Peristiwa pertama terjadi di kawasan Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026 malam sekitar pukul 20.52 WIB.
Saat itu, KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi bertabrakan dengan KRL Commuter Line relasi Kampung Bandan–Cikarang.
Kecelakaan hebat tersebut menimbulkan dampak besar.
Sedikitnya 16 orang dilaporkan meninggal dunia, sementara sekitar 90 hingga 91 orang lainnya mengalami luka-luka.
Baca juga: Setelah Puluhan Tahun, Palang Pintu Legendaris Mbah Ruwet Akhirnya Diresmikan
Tragedi ini langsung mengguncang publik dan menjadi perhatian luas karena melibatkan dua moda transportasi kereta sekaligus.
Namun yang mengejutkan, belum genap sepekan sejak insiden di Bekasi, KA Argo Bromo Anggrek kembali terlibat kecelakaan.
Kali ini, peristiwa tragis terjadi di perlintasan tanpa palang pintu di Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, pada Jumat (1/5/2026) dini hari. Dalam kejadian ini, kereta api tersebut bertabrakan dengan sebuah mobil minibus jenis Avanza.
Benturan keras tak terhindarkan. Mobil bernopol H 1060 ZP itu bahkan terlempar sejauh kurang lebih 20 meter hingga nyungsep ke area persawahan setelah dihantam kereta yang melaju.
Akibat kecelakaan tersebut, empat orang dilaporkan meninggal dunia di lokasi. Sementara penumpang lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan di fasilitas kesehatan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Grobogan, Eko Ari Kisworo, mengungkapkan bahwa mobil tersebut mengangkut sembilan orang yang merupakan rombongan pengantar jemaah haji.
"Empat orang meninggal dan sisanya mendapatkan perawatan di faskes," kata Ari, Jumat.
Baca juga: Pernyataan Mengejutkan Pengacara, Nadiem Dipaksa Hadiri Sidang Meski Sakit, Jaksa Tegas Membantah
Rangkaian dua kecelakaan dalam waktu berdekatan ini pun memunculkan kekhawatiran publik terhadap keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di titik-titik rawan seperti perlintasan tanpa palang pintu.
Pengulangan insiden yang melibatkan kereta yang sama dalam kurun waktu singkat menjadi alarm keras bagi pihak terkait untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari sisi sistem keamanan, infrastruktur, maupun kesadaran masyarakat di sekitar jalur rel.
Sumber: Kompas.com
| Kereta Api Argo Bromo Anggrek Kembali Tabrakkan, Kali Ini di Grobogan hingga Tewaskan 4 Orang |
|
|---|
| Aksi Tak Terduga Presiden Prabowo di Monas! Buka Baju Lalu Dilempar ke Buruh, Suasana Langsung Pecah |
|
|---|
| Cara Sopir Taksi Selamatkan Diri dari Kecelakaan Kereta di Bekasi, Mobil Mogok, Keluar Lewat Jendela |
|
|---|
| Presiden Prabowo Larang Keras Potongan Mencekik Bagi Driver Ojol: 'Harus di Bawah 10 Persen' |
|
|---|
| Kedok Jual Minuman Ternyata Prostitusi Terselubung di Rumah Warga Lampung Timur, Tarif Rp300 Ribu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Minibus-pengantar-jemaah-haji-dihantam-Kereta-Api-Argo-Bromo.jpg)