Berita Viral
Nasib Shindy Lutfiana MC Lomba Cerdas Cermat MPR, Diboikot, Karier Tamat, Curhat Pasrah: Risiko Aku
Inilah nasib Shindy Lutfiana MC lomba Cerdas Cermat MPR, diboikot, karier tamat, curhat pasrah: Risiko aku.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Ringkasan Berita:
- Pilu nasib Shindy Lutfiana, yang menjadi pembawa acara dalam Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026.
- Shindy ikut dihujat karena dinilai tak netral sebagai MC bahkan menyudutkan peserta.
- Atas hal tersebut, ia pun menerima komentar negatif dan dinonaktifkan dari pekerjaannya.
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Nasib Shindy Lutfiana, yang menjadi pembawa acara dalam Final Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Barat, kini berubah drastis setelah viralnya polemik penilaian lomba tersebut.
Shindy mengaku sedih setelah menerima gelombang kritik, hujatan, hingga seruan boikot dari netizen di media sosial.
Kontroversi bermula ketika dirinya bertugas sebagai moderator dalam ajang cerdas cermat yang diikuti sejumlah sekolah terbaik di Kalimantan Barat.
Dalam salah satu sesi lomba, terjadi perdebatan antara peserta dari SMAN 1 Pontianak dengan dewan juri terkait pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan anggota BPK.
Saat itu, jawaban dari Grup C SMAN 1 Pontianak dianggap salah sehingga poin mereka dikurangi oleh juri.
Namun tak lama kemudian, Grup B dari SMAN 1 Sambas memberikan jawaban yang sama persis dan justru dinyatakan benar.
Perbedaan keputusan tersebut langsung memicu protes dari peserta dan membuat suasana perlombaan memanas.
Baca juga: Banjir Simpati Josepha Alexandra Dapat Banyak Tawaran Beasiswa hingga Pekerjaan Usai Polemik LCC
Di tengah situasi itu, Shindy sempat memberikan tanggapan kepada peserta yang memprotes hasil penilaian.
“Mungkin itu hanya perasaan adik-adik saja,” ucap Shindy saat itu menanggapi protes peserta.
Ucapan tersebut kemudian menuai kritik keras karena dianggap meremehkan perjuangan peserta lomba.
Banyak warganet menilai seorang pembawa acara seharusnya mampu menjaga situasi tetap kondusif dan menunjukkan empati kepada peserta.
Kisruh dalam ajang tersebut bahkan menarik perhatian anggota MPR RI Fraksi PKB, Lalu Hadrian Irfani.
Ia menilai sikap juri dan pembawa acara dalam perlombaan itu terkesan arogan dan tidak mencerminkan nilai demokratis.
"Di situ kita lihat arogansi dari juri tersebut. Seharusnya acara ini adalah penanaman nilai-nilai kebangsaan, maka jalannya acara itu juga harus mencerminkan nilai-nilai yang ada di dalam paham kebangsaan," ujar Lalu.
Buntut dari polemik tersebut, Sekretariat Jenderal MPR RI akhirnya menonaktifkan dua juri, yakni Dyastasita Widya Budi dan Indri Wahyuni, serta Shindy Lutfiana sebagai MC sambil melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penilaian perlombaan.
Baca juga: Usai Polemik Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar MPR RI Josepha Diundang Wapres, Semua Teman Diajak