Breaking News:

Idul Adha 2026

Presiden Prabowo Beli Sapi 'Mbah Iran' di Harga Fantastis, Dirawat Khusus Sebelum Jadi Hewan Kurban

Kebahagiaan tengah dirasakan Sarjono (51), seorang peternak sapi asal Jati Wonokromo, Bantul usai sapinya dibeli Presiden Prabowo.

Tayang:
Editor: Candra Isriadhi
TribunSolo/Ibnu Dwi Tamtomo
HEWAN KURBAN PRABOWO - Sapi jenis Simental Cross Limosin bernama Bisma dengan tinggi sekira 1,6 meter, panjang 2 meter dengan bobot mencapai 1,1 ton dan dibeli seharga Rp 94,5 juta oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. 

Ringkasan Berita:
  • Peternak asal Bantul, Sarjono (51), merasa bangga karena sapi peliharaannya terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.
  • Sapi bernama Mbah Iran tersebut merupakan jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot sekitar satu ton.
  • Sarjono menjelaskan proses pemilihan dimulai dari pengajuan dokter hewan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul sebelum akhirnya dikirim ke Jakarta untuk seleksi lebih lanjut.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kebahagiaan tengah dirasakan Sarjono (51), seorang peternak sapi asal Jati Wonokromo, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, setelah sapi peliharaannya terpilih menjadi hewan kurban Presiden Prabowo Subianto.

Sapi yang diberi nama Mbah Iran itu merupakan jenis Peranakan Ongole (PO) dengan bobot mencapai sekitar satu ton.

Ukurannya yang besar dan kondisi fisik yang prima membuat sapi tersebut berhasil menarik perhatian hingga lolos sebagai hewan kurban pilihan presiden.

Suasana salat Idul Adha di Alun-alun Klaten, pada Senin (17/6/2024).
Suasana salat Idul Adha di Alun-alun Klaten, pada Senin (17/6/2024). (Dokumentasi Pimpinan Bagian Prokopim Setda Kabupaten Klaten)

Bagi Sarjono, terpilihnya Mbah Iran menjadi sapi kurban Presiden Prabowo menjadi kebanggaan tersendiri setelah bertahun-tahun menekuni usaha peternakan.

Ia mengungkapkan, proses awal pemilihan sapi miliknya bermula dari pengajuan yang dilakukan dokter hewan kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Bantul.

Setelah melalui proses pemeriksaan, sapi tersebut kemudian diajukan ke tingkat pusat di Jakarta.

Baca juga: Polemik Lomba Cerdas Cermat, Disdik Kalbar Sebut Speaker Error, MPR Minta Maaf & Nonaktifkan Juri

"Awalnya dari dokter hewan yang mengajukan ke Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bantul, langsung dimasukkan ke Jakarta," kata Sarjono di Yogyakarta, Minggu (17/5).

Kabar terpilihnya Mbah Iran sebagai hewan kurban presiden pun membawa kebanggaan tidak hanya bagi Sarjono, tetapi juga warga sekitar.

Sapi jenis Peranakan Ongole memang dikenal memiliki postur tubuh besar dan kualitas yang baik sehingga kerap menjadi pilihan untuk hewan kurban berukuran jumbo.

Kini, Mbah Iran menjadi salah satu sapi yang mencuri perhatian menjelang perayaan Idul Adha 2026.

Dihubungi utusan dari Jakarta

PRESIDEN PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak-pihak yang kerap meramalkan ekonomi Indonesia akan mengalami kehancuran atau kolaps akibat fluktuasi nilai tukar mata uang asing.
PRESIDEN PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto menyindir pihak-pihak yang kerap meramalkan ekonomi Indonesia akan mengalami kehancuran atau kolaps akibat fluktuasi nilai tukar mata uang asing. ((Ist)/Tangkapan Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Sarjono mengetahui sapi miliknya terpilih sebagai hewan kurban Presiden Prabowo setelah dihubungi seorang utusan dari Jakarta melalui sambungan telepon pada Mei.

Setelah kabar itu diterima, petugas dari Dinas Pleret, Bantul, datang ke kandang untuk melakukan pengecekan langsung.

Petugas juga memberikan vitamin dan obat cacing agar kondisi sapi tetap sehat menjelang pengiriman.

"Selanjutnya dari Dinas Pleret (Bantul) survei ke sini dan memberi vitamin hewan serta obat cacing agar sapi sehat," katanya.

Baca juga: Disalahkan Juri Cerdas Cermat, Josepha Alexandra Kini Bernasib Mujur, Dapat Beasiswa S1 ke Tiongkok

Dibeli Rp 90 juta

Menurut Sarjono, Mbah Iran merupakan salah satu sapi klangenan yang sudah ia rawat selama dua tahun.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
jadwal idul adhaIdul Adhaharga sapi kurban
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved