Breaking News:

Berita Viral

Fakta Mengejutkan Pemuda Sumba Disekap dan Disiksa di Bali, Terjebak Loker Palsu: Difitnah & Diperas

Pemuda Sumba disekap di Bali usai terjebak loker palsu, difitnah dan diperas sindikat kejam!

Tayang:
Editor: Eri Ariyanto
Kolase TribunNewsmaker
PENYEKAPAN - Ilustrasi penyekapan, Pemuda Sumba disekap di Bali usai terjebak loker palsu, difitnah dan diperas sindikat kejam! viral! 

Ringkasan Berita:
  • Pemuda asal Sumba menjadi korban penipuan lowongan kerja palsu di Bali yang ternyata jebakan sindikat kejahatan.
  • Ia mengalami penyekapan, penganiayaan, serta diperas dengan tuduhan dan ancaman untuk meminta uang ke keluarga.
  • Korban akhirnya berhasil melarikan diri dan melapor ke polisi, sementara para pelaku masih dalam pengejaran.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kasus memilukan menimpa Yubilate Kristian Bulu (23), seorang pemuda asal Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merantau ke Bali dengan harapan mendapatkan pekerjaan layak.

Namun harapan itu berubah menjadi mimpi buruk setelah Yubilate Kristian Bulu diduga terjebak dalam lowongan kerja (loker) palsu yang ternyata jebakan sindikat.

Alih-alih mendapat pekerjaan, korban justru dilaporkan mengalami penyekapan di sebuah lokasi tertutup oleh pihak tak dikenal.

Tidak hanya itu, korban juga diduga mendapat perlakuan kekerasan fisik selama berada dalam kondisi terkurung dan tidak berdaya.

Situasi semakin tragis ketika korban disebut-sebut turut difitnah melakukan kesalahan yang tidak pernah ia lakukan.

Fitnah tersebut diduga digunakan sebagai alasan untuk menekan dan memeras korban agar menyerahkan sejumlah uang.

Keluarga korban yang berada di kampung halaman pun dibuat panik setelah kehilangan kontak dalam waktu cukup lama.

Upaya pencarian kemudian dilakukan hingga akhirnya kasus ini mulai terungkap dan menarik perhatian publik luas.

Peristiwa ini menambah daftar panjang kasus penipuan loker palsu yang menjerat para pencari kerja di perantauan.

Kini pihak berwenang tengah menelusuri jaringan pelaku yang diduga terlibat dalam praktik kejahatan tersebut.

Baca juga: Gebrakan Terbaru Kepala BGN Nanik S Deyang, Berencana Ubah Skema MBG: Dari SPPG ke Kantin Sekolah

Seperti diketahui, kasus penipuan loker Bali bermodus lowongan kerja palsu kembali memakan korban. Yubilate Kristian Bulu (23), seorang pemuda asal Desa Radamata, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), menjadi korban penyekapan di Bali dan penganiayaan berat oleh sindikat kejahatan.

Peristiwa pilu yang dialami oleh Sarjana Pariwisata (S.Par) ini terjadi selama enam hari, tepatnya pada 4–9 Mei 2026, di kawasan Seminyak dan Kedonganan, Badung, Bali.

Krisno, sapaan akrabnya, baru berani membeberkan detail kejadian tersebut saat ditemui di kediamannya pada Rabu (10/6/2026).

Berikut adalah 7 fakta mengejutkan di balik kasus warga NTT disekap di Bali yang dihimpun dari pengakuan korban dan pihak keluarga:

1. Terjebak Lowongan Kerja Bidang Pariwisata di Aplikasi Tinder

Niat awal Krisno merantau ke Denpasar pada 1 Mei 2026 adalah untuk mencari kerja setelah menyelesaikan kontrak magang selama satu tahun di Jepang. Namun baru tiga hari menumpang di kos sepupunya, Krisno melihat lowongan kerja di bidang pariwisata yang tertera di aplikasi kencan Tinder.

Halaman 1/3
Tags:
Brigitte LinHong KongTiongkokpemudaSumbaBalipenyekapan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved