Breaking News:

Bambang Widjojanto Beri Tanggapan Soal Pemberhentian Penyidik KPK yang Ungkap Kasus Harun Masiku

Penyidik KPK yang ungkap kasus Harun Masiku tiba-tiba diberhentikan, Bambang Widjojanto beri tanggapan.

Editor: Irsan Yamananda
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto memberikan keterangan kepada wartawan mengenai peristiwa penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan oleh dua orang tak dikenal, di gedung KPK, Jakarta, Selasa (11/4/2017). 

TRIBUNNEWSMAKER.COMPenyidik KPK yang ungkap kasus Harun Masiku tiba-tiba diberhentikan, Bambang Widjojanto beri tanggapan.

Keputusan komisioner Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa hari yang lalu menuai polemik.

Seperti diketahui, mereka memberhentikan salah satu penyidiknya, Kompol Rossa Purbo Bekti.

Rossa dikembalikan ke institusi Polri.

Tak sedikit pihak yang menilai adanya kejanggalan dalam pemberhentian Rossa.

Bagaimana tidak, Rossa saat ini tengah menangani perkara yang melibatkan politisi Harun Masiku.

Yap, dia merupakan salah satu penyidik KPK yang turut mengungkap dan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) mantan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan.

Mengenai hal ini, mantan komisioner KPK Bambang Widjojanto turut memberikan tanggapannya.

Dia pun menyayangkan keputusan komisioner KPK yang memberhentikan Rossa.

"Mengapa Rosa justru harus dipulangkan?"

Tanggapi Isu Penyidik KPK Tak Diberi Akses ke Kantor, Pernyataan Firli Bahuri & Mabes Polri Berbeda

Mahfud MD Tak Mau Ikut Campur Soal Drama Yasonna Laoly & Harun Masiku: Biar Saja KPK Kejar Sendiri

Proyek Revitalisasi Monas Belum Dapat Izin & Ada Kejanggalan, DPRD DKI Ancam Akan Lapor Polisi / KPK

"Bukankah ada begitu banyak penyidik yang dimiliki Polri dan KPK sangat terbatas jumlahnya penyidiknya," kata Bambang Widjojanto, Rabu (5/2/2020).

Apalagi masa tugas Rossa di KPK seharusnya berlaku hingga bulan September 2020.

Selain itu, Bambang juga meminta Dewan Pengawas KPK untuk ikut turun tangan.

Harun Masiku, Firli Bahuri
Harun Masiku, Firli Bahuri (TribunNewsmaker.com Kolase/ KPU/ TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Bila dugaan kesengajaan dalam mengembalikan Rossa itu benar, kata Bambang, maka pimpinan KPK dinilai telah melanggar janjinya untuk jujur dan obyektif dalam melaksanakan tugas dan wewenang.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved