Breaking News:

Rizal Ramli Kritik Kerja Pemerintah Pas-pasan, Lihat Ekspresi Erick Thohir Dengar Reaksi Emil Salim

Rizal Ramli Sebut Kinerja Pemerintah Pas-pasan, Lihat Ekspresi Erick Thohir Dengar Reaksi Emil Salim

ILC tvOne
Prof Emil Salim, Erick Thohir dan Rizal Ramli di Indonesia Lawyers Club di tvOne. 

Tapi Indonesia juga yang paling cepat lepas dari belitan masalah inflasi di negara-negara Asia.

Dia sebutkan, Indonesia utangnya besar sekali, tapi dalam bentuk utang senjata. 

Dan Indonesia saat itu dalam kondisi perang, sehingga pemerintah tidak fokus menangani perekonomian dalam kondisi darurat.

Karena itu, dia nilai wajar pemerintah saat itu pakai jalan pintas mengatasi inflasi dengan cara sanering.

Sanering atau devaluasi adalah pemotongan daya beli masyarakat melalui pemotongan nilai uang.

Hal yang sama tidak dilakukan pada harga-harga barang, sehingga daya beli masyarakat menurun.

"Ringkasnya, tidak fair bila kondisi war economy saat itu dinilai dengan nilai ekonomi dalam kondisi sekarang dengan rumus-rumus ekonomi.

Saat itu ekonomi tidak diatasi secara ekonomi. Militer yang bicara," tutur Emil Salim.

Justru, menurut Emil Salim, Indonesia menjadi 'macan Asia' dengan jejak rekam pemulihan ekonomi cepat.

Antara lain dengan pencapaian swasembada pangan tahun 1980-an.

Kedua, sukses besar program Keluarga Berencana (KB) sehingga jadi percontohan negara-negara lain.

Ketiga, sistem pendidikan yang tertata bagus.

"Banyak masalah memang, korupsi juga ada.

Tapi garis besarnya, kita lepas dari ketertinggalan, perangkap masalah ekonomi tahun 1960-an itu menjadi swasembada pangan," lanjutnya.

"Kita tidak menangisi masa lampau, tapi kita belajar dari masa lampau," imbuhnya.

"Kita belajar atasi kesulitan tanpa menuduh (kelemahan pemimpin) siapapun, Kita kerja," tegasnya.

Mendengar sanggahan Emil Salim atas kritik Rizal Ramli, hadirin ILC tvOne bertepuk tangan.

Termasuk Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bertepuk tangan sambil senyum-senyum.

Sementara Menteri BUMN Erick Thohir tak hanya senyum tapi juga 'nyengir' sembari memejamkan mata. (TribunNewsmaker.com/ Agung BS) 

Lihat video Kritik Rizal Ramli pada kualitas kepemimpinan nasional bagaimana respon Prof Emil Salim berikut:

Baca juga!

Daftar Lengkap 10 Menteri Jokowi Kerjanya Cemerlang 100 Hari Pertama, 5 Lainnya yang Layak Gusur

Sri Mulyani Sakit Perut Wujudkan Janji Jokowi, Rocky Gerung Sebut Menkeu Stres: Bisa Sakit Jiwa

 

Aa Gym dan Erick Thohir
Aa Gym dan Erick Thohir (Kolase TribunNewsmaker/ Tribunnews (Herudin))

Kalimat Erick Thohir Ini Bikin AA Gym Angkat Botol Mineral Sambil Sebut Menteri BUMN 'Mas Ustad'

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Gaya 'bersih-bersih' BUMN ala Menteri Erick Thohir dengan mengedepankan akhlak ini mendapat pujian dari KH Abdullah Gymnastiar alias Aa Gym di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) di tvOne. Aa Gym sampai mengangkat botol mineral sambil menyebut Erick Thohir sebagai 'Mas Ustad.'

Seperti apa kalimat-kalimat Erick Thohir yang mendapatkan pujian dari Aa Gym itu?

Pernyataan Menteri Badan Usaha Milik Negara, Erick Thohir, kembali menjadi sorotan warganet.

Hal itu dia lontarkan saat menjadi bintang tamu dalam acara Indonesia Lawyers Klub edisi ILC Menatap Indonesia yang tayang pada hari Selasa, 11 Februari 2020 malam.

Bahkan, pernyataan tersebut sampai mendapatkan pujian dari pendakwah kondang, Aa Gym.

Pria bernama lengkap Abdullah Gymnastiar itu mengaku sampai tersengat mendengar satu kata kunci yang dilontarkan oleh Erick Thohir.

Pengusaha Erick Thohir saat diwawancara secara khusus oleh Tribunnews, di Jakarta, Senin (30/9/2019). Wawancara tersebut seputar aktivitas Erick Thohir saat ini dan juga isu dirinya yang dicalonkan menjadi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua.
Pengusaha Erick Thohir saat diwawancara secara khusus oleh Tribunnews, di Jakarta, Senin (30/9/2019). Wawancara tersebut seputar aktivitas Erick Thohir saat ini dan juga isu dirinya yang dicalonkan menjadi menteri di kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi) periode kedua. (Tribunnews/Herudin)

Semua bermula ketika presenter ILC tvOne, Karni Ilyas menyinggung soal penyakit korupsi di Indonesia.

Ia mengutip pernyataan Profesor Ismail Fajrie Alatas yang menyebutkan bahwa pada tahun 80an, korupsi di Indonesia sudah mencapai stadium 3.

"Jadi satu langkah lagi stadium 4, nanti kita mati atau diamputasi," jelas Karni Ilyas.

"Sementara begitu Anda masuk ke BUMN, seluruh rakyat terperanjat ternyata besar sekali korupsi di Jiwasraya, Asabri, bahkan Garuda walau kecil tapi secara etika mungkin berat," sambungnya.

Karni lalu menanyakan bagaimana langkah Erick Thohir guna mengatasi seluruh masalah korupsi di BUMN itu ke depannya.

Menanggapi hal tersebut, Erick Thohir langsung menyinggung soal akhlak orang-orang yang ada di BUMN.

 Sudjiwo Tedjo Kritik Erick Thohir, Berhenti Jadi Menteri untuk Urus Film, Singgung Persamaan Nasib

 Ditanya Soal Kemungkinan Sandiaga Uno Jadi Salah Satu Dirut BUMN, Erick Thohir: Enggak Mungkin

 Sindir Ada Dalang di Balik Kasus Jiwasraya, Erick Thohir Disemprot Ketua DPP Demokrat: Logika Sesat

"Apapun yang kita lakukan, dengan sistem apapun, kalau memang akhlaknya tidak bagus ya percuma saja," jelasnya.

Karena itu, lanjut Erick, profesionalisme dan transparansi menjadi hal penting di BUMN.

"Profesional karena asetnya sendiri hampir Rp 8.400 triliun, kalau kita lihat juga profitabilitasnya selama setahun hampir Rp 210 triliun," jelasnya.

Menurutnya, transparansi juga penting karena BUMN merupakan aset negara bukan milik perseorangan.

Karena itu, Erick mengaku bahwa pihaknya akan menyiapkan alat pemantauan untuk melihat kinerja BUMN setiap bulannya.

Erick tidak ingin kinerja BUMN yang dia pimpin menjadi salah arah.

"Kita juga ingin memastikan project-project itu melalui proses bisnis yang baik dengan kepentingan yang jelas, bukan melihat proyek yang menjadi bancakan (korupsi)," jelasnya.

Terakhir, Erick Thohir juga setuju jika SDM dan pendidikan BUMN harus terus ditingkatkan.

"Karena itu kita coba mempercepat supaya training-training dan millenials yang ada di BUMN bisa dikonkretkan," ujarnya.

"Intinya saya sepakat korupsi itu harus kita berantas walaupun tidak mudah.

Tapi insya Allah kalau nawaitu-nya (niat) benar, kita juga lilahi ta'ala, kita obyektif aja.

Karena policy kita ini harus menjadi impact yang baik untuk semua," tutupnya. (TribunNewsmaker/ Irsan Yamananda)

 Soal Desakan Pembuatan Pansus Jiwasraya, Erick Thohir: Jangan-jangan yang Teriak Takut Dibongkar

 100 Hari Pemerintahan Jokowi, Kinerja Erick Thohir & Nadiem Makarim Dinilai Baik Tapi Ada Kendala

 Ungkap Kasus Jiwasraya & Asabri, Erick Thohir Akui Sedang Diserang, Minta Dukungan ke Mahfud MD

Aa Gym Tersengat dengan Ucapan Erick Thohir

Pendakwah Aa Gym melontarkan pujian pada Menteri BUMN Erick Thohir.

Dilansir TribunWow.com, hal itu Aa Gym ungkapkan saat menjadi narasumber dalam acara Indonesia Laywers Club (ILC) tvOne, Selasa (11/2/2020).

Aa Gym mengaku sangat bahagia mendengar penuturan Erick Thohir soal akhlak.

"Saya sangat tersengat, sangat berbahagia, dan sangat bersyukur mendengar satu patah kata kunci dari Pak Erick," ujarnya.

"Yaitu masalah akhlak," imbuhnya.

Ia pun langsung mengambil botol air minum yang ada di meja di depannya.

"Ini botol di sini berapa harganya Pak Karni? Rp 5.000 anggap sendiri lah," kata Aa Gym.

"Kalau diganti isinya dengan jus, berapa? Rp 15.000, diganti dengan madu jadi berapa? Rp 100.000, diganti dengan comberan? Enggak ada harganya."

Aa Gym pun lantas membandingkan dengan manusia yang menempati jabatan atau popularitas.

"Nah, pangkat, jabatan, kedudukan, popularitas, gelar, dan segala aksesoris itu, hanya casing," katanya.

"Kalau isinya jelek, cukup kejedot tiang listrik, atau apapun lah, itu jadi masalah," ungkapnya.

 Karni Ilyas Beri Bantahan Saat Sudjiwo Tedjo Sebut ILC tvOne Cuti Panjang Karena Takut Pemilu

 Rocky Gerung Lama Tak Nongol di ILC tvOne, Mengapa Dikangeni? Ini 5 Kontroversi Ucapannya

Aa Gym lantas menyoroti presenter Karni Ilyas yang tertawa mendengar ucapannya.

"Bang Karni tertawanya nikmat sekali?," ucapnya.

"Nikmat, karena saya setuju," jawab Karni Ilyas sembari tersenyum.

Mendengar hal itu, Aa Gym kemudian melanjutkan penjelasannya.

Ia mengatakan bahwa orang dengan pangkat atau kedudukan yang tinggi, tapi isinya buruk, maka harapan bangsa untuk maju menjadi tipis.

"Jadi maaf, kalau kita di negeri ini sangat sibuk dengan pangkat, jabatan, kedudukan, popularitas, harta dan sebagainya," ucap Aa Gym.

"Tapi tidak sibuk memperbaiki isinya, sehebat apapun aturan, sekaya apapun sumber daya alam, tipis harapan bangsa ini untuk maju."

"Sepakat?," tanya Aa Gym kepada hadirin disambut tepuk tangan.

Aa Gym pun menyatakan, bahwa sumber daya alam memang harus disyukuri.

Tapi menurutnya orang yang mengambil sumber daya alam tidak pintar-pintar.

"Jadi bangga dengan sumber daya alam, alhamdulillah itu karunia," ucapnya.

"Punya kampus yang banyak, alhamdulillah itu juga karunia."

"Tapi justru yang mengambili ini, enggak pintar-pintar," sindir Aa Gym.

Pendakwah itu kemudian membandingkan kasus maling ayam dengan kasus kejahatan orang berdasi.

"Kalau maling ayam, enggak ketangkap ayamnya, dia yang ketangkap," katanya.

"Tapi kalau punya ilmu tinggi, punya kekuasaan besar, sekali nyuri, bisa habis-habisan negeri ini."

Melanjutkan perkataannya, Aa Gym lantas melontarkan ucapan terima kasih Erick Thohir.

Ia bahkan memanggapi Erick Thohir dengan sebutan ustaz, yang langsung disambut tawa oleh sang menteri.

"Terima kasih Ustaz Erick, saya harap, saya dengan Pak Erick ini sudah lama sekali," ucap Aa Gym.

"Dan alhamdulillah, senang sekali mendengar itu (akhlak) jadi komitmen yang utama."

"Percayalah Pak Erick, sudah menteri, sudah ustaz, sudah mas."

"Kalau memang concern sekali memilih para pejabat yang berakhlak baik, insyaallah dia bisa mensinergikan potensi yang ada."

"Tapi kalau akhlaknya jelek, potensi apapun yang ada dalam BUMN itu pasti kemakan oleh keburukan akhlaknya," imbuhnya.

Aa Gym kemudian kembali mengingatkan semua pejabat agar tidak sibuk membangun tampilan luar saja.

"Semoga ini jadi inspirasi bagi semua, jangan terlalu sibuk membangun casing," tutur dia.

"Tapi sibuklah membangun isi, yaitu akhlakhul kharimah, terima kasih Pak Erick," imbuhnya yang diamini oleh Karni Ilyas.

Mendengar ucapan dari Aa Gym, pekerja seni Sudjiwo Tedjo yang hadir dalam acara itu langsung menyahut.

"Tapi saya agak keberatan sama Pak Erick itu," ucap Sudjiwo Tedjo.

Menurutnya, Ercik Thohir lebih baik tidak menjadi menteri.

"Ada yang penting kemarin, Korea Selatan menang di Oscar kan (Film Parasite)."

"Sekarang di Indonesia ada film yang bagus, namanya Gundala, yang ditangani Pak Erick dan kawan-kawan."

"Begitu beliau masuk jadi menteri, keteteran, jadi bagaimana mau meraih kebanggan Indonesia lagi?."

"Saya kira berhenti jadi menteri, ngurus film," sambungnya.

"Usul dicatat," sahut Karni Ilyas.

Simak selengkapnya dalam video di bawah ini:

Sebagian isi artikel ini telah tayang di Tribunwow.com dengan judul Di ILC, Aa Gym: Saya Sangat Tersengat Mendengar Satu Kata dari Erick Thohir soal Akhlak.

Ikuti kami di
Penulis: Agung Budi Santoso
Editor: Agung Budi Santoso
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved