Breaking News:

Fakta Penjualan Daging Sapi Campuran Babi di Pasar Bengkok, Dibanderol Setengah Harga, Mengaku Impor

Jual daging sapi dioplos daging babi di Pasar Bengkok, pria ini dibekuk polisi. Jual murah hingga ngaku impor.

Editor: ninda iswara
KOMPAS/HERU SRI KUMORO
ilustrasi Pedagang penjual daging 

Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Sugeng Hariyanto mengatakan kalau tersangka AD ini sudah menjualbelikan daging celeng sejak Maret 2020.

"Menurut pengakuan tersangka ini sudah berjualan daging oplosan sejak bulan Maret 2020, sudah berjalan 3 bulanan ini," kata Sugeng di Mapolrestro Tangerang Kota, Senin (18/5/2020).

2. Diberi formalin agar terlihat segar.

Polres Metro Tangerang Kota saat melakukan rilis soal beredarnya daging sapi oplosan babi yang bebas dijualbelikan di Pasar Bengkok, Kota Tangerang, Senin (18/5/2020).
Polres Metro Tangerang Kota saat melakukan rilis soal beredarnya daging sapi oplosan babi yang bebas dijualbelikan di Pasar Bengkok, Kota Tangerang, Senin (18/5/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/EGA ALFREDA)

AD (41) memberikan formalin di daging celeng yang ia jual di Pasar Bengkok, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang.

Sebelumnya, santer terdengar daging sapi yang dioplos dengan babi dijual bebas di Pasar Bengkok menjelang Lebaran 2020.

Namun, penjualan oleh tersangka AD (41) berhasil dihentikan oleh Polres Metro Tangerang Kota dan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang.

Kasatreskrim Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Burhanuddin mengatakan kalau AD ini mencampuri daging celeng dengan formalin.

"Dari hasil tes yang sudah kami lakukan tiga kali, ternyata daging celeng ini mengandung formalin. Supaya daging tetap terlihat segar," Terang Burhanuddin di Mapolrestro Tangerang Kota, Senin (18/5/2020).

Akal-akalan AD tidak berhenti di situ, ternyata tersangka yang berasal dari Pandeglang, Banten tersebut menyembunyikan sisa daging celeng di balik meja dagangannya.

Setahun Jualan Akhirnya Terbongkar, Ini Kronologi Terkuaknya Penjual Daging Babi Berkedok Sapi

Sementara, daging yang ia pajang di atas meja kebanyakan adalah daging sapi asli untuk menarik perhatian konsumennya.

"Jadi daging celeng dicampur dengan daging sapi, tapi tidak banyak sisanya. Disembunyikan di bawah mejanya," ucap Burhanuddin.

3. Suplier ditangkap dengan 500 kilogram daging babi.

Polres Metro Tangerang Kota berhasil menangkap suplier daging celeng yang diperjualbelikan di pasar-pasar tradisional di Kota Tangerang.

Suplier tersebut diketahui berinsial RT (30) yang terciduk sedang mendistribusikan daging babi di Kota Tangerang menggunakan mobil Toyota Rush warna hitam bernopol B-1720-VOI.

Burhanuddin mengatakan, dari tangan RT petugas mendapati barang bukti seberat 500 kilogram daging celeng di mobil yang sedang ia kendarai.

Halaman 2/4
Tags:
babisapiTangerangoplosan
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved