Korban Gilang 'Bungkus' Fetish Kain Jarik Beri Kesaksian, Pernah Menginap Bareng, Tak Bisa Berontak

Korban mengaku pernah menginap bareng Gilang di indekosnya pada 2015 silam. Saat itu, mereka berdua masih menjadi mahasiswa baru.

Twitter | @m_fikris
Kelainan seksual fetish Gilang bungkus kain jarik yang tengah viral di media sosial. 

SW sempat diberi minuman oleh Gilang setelah makan.

SW berasumsi, minuman tersebut telah diberi obat oleh Gilang hingga dirinya tak berdaya.

"Menurut saya, minumannya sudah dikasih obat. Soalnya setelah itu saya benar-benar nggak berdaya.

Sampai kos langsung capek dan mengantuk. Saat aksinya, saya nggak bisa memberontak sama sekali.

Bisa jadi karena faktor capek, di-support sama obat tidurnya," kata SW.

Tak hanya sekali

Pusat Informasi dan Humas (PIH) Unair, Suko Widodo juga membenarkan jika ulah nyeleneh Gilang bukan kali ini saja.

"Dulu pernah terjadi saat Gilang jadi panitia maba, tapi tidak dilaporkan ke dekanat.

Dan sekarang sudah viral di sosial media dan ada yang melapor makanya kami adakan sidang kode etik," jelas Suko Widodo.

Suko menuturkan, Gilang merupakan mahasiswa angkatan 2015 yang berarti saat ini sudah di semester 10.

Viral Gilang Bungkus Kain Jarik Hingga Intimidasi Korbannya, Ini Pengertian dan Penyebab Fetish

Heboh Soal Gilang Bungkus Kain Jarik, Apakah Fetish Menyimpang Bisa Sembuh? Simak Penjelasan Ahli

"Kami secara tegas tidak akan melindungi kesalahan dan akan terus melakukan investigasi.

Tentunya akan memberikan sanksi paling tegas karena hal itu merupakan tindakan melanggar disiplin moral mahasiswa," tegas Suko Widodo.

Akibat ulahnya tersebut, Gilang kemudian tak pernah dilibatkan saat kegiatan-kegiatan yang melibatkan mahasiswa baru.

Hal ini diakui Adnan Guntur (20), Presiden BEM FIB Unair.

"Sejauh ini memang sebenarnya mahasiswa sendiri sudah menindaklanjuti.

Di beberapa kepanitian untuk acara yang melibatkan maba dia tidak diikutsertakan," kata Adnan, Kamis (30/7/2020).

Viral Gilang Fetish Kain Jarik.
Viral Gilang Fetish Kain Jarik. (Kolase TribunNewsmaker - Twitter @m_fikris dan @yusril_kurzah)

Biseksual

Presiden BEM FIB Unair Adnan Guntur menjelaskan, sosok Gilang dikenal sebagai seorang biseksual di lingkungan kampus.

Ia kerap mencari calon korban dengan mengincar mahasiswa baru.

"Saya cerita dari latar belakang pelaku, dia memang benar mahasiswa sini bisa dibilang mahasiswa tua angkatan 2015. Dan track recordnya dari dulu seperti itu.

Pas saya masih maba, angkatan saya mengeluhkan kalau didekati."

"Teman-teman angkatannya tahu kok kalau dia memang gay. Sudah terkenal gitu," imbuhnya.

Untuk bisa berkomunikasi dengan calon korban, biasanya Gilang melakukan pendekatan lewat media sosial.

"Kalau ada maba yang dianggap menarik diincar sama dia dicari Instagramnya ngajak folbek terus dm minta nomor Whatsapp," aku Adnan Guntur.

Saat akan melakukan eksekusi, Gilang selalu menggunakan modus yang sama.

Yaitu meminta calon korban membantunya untuk melakukan fetish jarik berkedok riset. (Tribunnewsmaker/*)

Sebagian artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Pernah Nginap Bareng di 2015, Korban Gilang 'Bungkus' Ngaku Terbangun Dini Hari Tak Bisa Berkutik

Baca juga di Tribunnews Kesaksian Korban Gilang 'Bungkus' yang Viral, Akui Penah Menginap Bareng di 2015, Tak Bisa Berontak

Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved