Breaking News:

Virus Corona

Sebut Uji Klinis Vaksin Covid-19 Sinovac Berjalan Lancar, Pemerintah: Tidak Diperoleh Efek Berat

PT Bio Farma sebagai calon produsen utama vaksin Covid-19 atau virus corona tersebut sedang dipantau kesiapannya oleh pemerintah bersama Sinovac.

Penulis: Irsan Yamananda
Editor: ninda iswara
europeanpharmaceuticalreview.com
ILUSTRASI vaksin Covid-19. 

Sementara Gedung 43 akan digunakan sebagai tempat memproduksi kandidat vaksin dari CEPI (Coalition for Epidemic Preparedness Innovations).

"Sebagaimana teman-teman pahami Bio Farma memiliki total kapasitas porduksi vaksin yang sudah naik dari 100 juta menjadi 250 juta (unit vaksin)," lanjut Retno.

Indonesia sendiri menempuh dua jalur dalam mendapatkan vaksin Covid-19.

Untuk jangka pendek, Indonesia bekerja sama dengan perusahaan medis asal Cina, Sinovac, dan G42 yang berpusat di Uni Emirat Arab.

Dalam pengembangan vaksin, G42 bekerja sama dengan perusahaan medis asal Cina, Sinopharm.

Vaksin dari Sinovac kini tengah dilakukan uji klinis tahap ketiga di Bandung, Jawa Barat.

Sedangkan vaksin dari G42 tengah menjalani uji klinis tahap ketiga di Uni Emirat Arab.

Selain itu Indonesia melalui Bio Farma akan memperkuat posisinya dalam membangun jejaring produksi vaksin di dunia dengan menggandeng CEPI dalam memproduksi vaksin.

Adapun dalam rangka membangun ketahanan nasional, Indonesia mengembangkan vaksin merah putih yang programnya dijalankan oleh Lembaga Biologi Molekuler Eijkman.

Saat ini Vaksin Merah Putih baru dalam tahap pengembangan awal dan belum dilakukan uji klinis.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved