Breaking News:

Penanganan Covid

Harga Vaksin Gotong Royong Beserta Pelayanannya Dinilai Mahal Oleh OPSI, Akan Membebani Pengusaha

Harga vaksin gotong royong dinilai mahal dan membebani pengusaha, terlebih yang memiliki banyak pekerja

Editor: Talitha Desena
Orlando SIERRA / AFP
Ilustrasi vaksin 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sekjen Organisasi Pekerja Seluruh Indonesia (Opsi) Timboel Siregar menilai harga pembelian vaksinasi gotong royong sebesar Rp321.660 per dosis dan tarif maksimal pelayanan vaksinasi sebesar Rp117.910 per dosis relatif mahal.

Menurutnya, vaksin Covid-19 produksi Sinopharm melalui penunjukan PT Bio Farma (Persero) ini akan membebani pengusaha 

“Tentunya harga yang ditetapkan Pemerintah ini relatif sangat mahal dibandingkan vaksinasi program yang seluruhnya dibiayai oleh Pemerintah,” kata Timboel kepada wartawan, Senin (17/5/2021).

Seperti yang Tribunnewsmaker kutip dari Tribunnews dengan judul Harga Vaksin Gotong Royong Dinilai Bebani Pengusaha

Artinya apabila satu pekerja menerima dua kali vaksin gotong royong biaya yang diperlukan Rp879.140 per pekerja

“Ini akan membebani pengusaha, terlebih lagi bagi pengusaha yang memiliki banyak pekerja (pada sektor padat karya),” tukas Timboel.

Vaksinasi gotong royong diatur dalam Menteri Kesehatan (Permenkes) No 10 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Covid-19

Dalam Permenkes ini diatur tentang Vaksinasi Program yang ditujukan kepada kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19 dan biayanya ditanggung APBN dan APBD, dan Vaksinasi Gotong Royong (atau biasa disebut dengan Vaksinasi Mandiri) yang dibiayai oleh pengusaha. 

Baca juga: Pelaksanaan Vaksinasi Gotong Royong Dimulai Hari Ini, Berikut Rincian Harga Vaksin Sinopharm

Baca juga: FAKTA Vaksin AstraZeneca Dihentikan Pendistribusiannya, Tunggu Hasil Uji BPOM, Jaminan Keamanan

Ilustrasi vaksin (freepik.com)
Ilustrasi vaksin (freepik.com) (freepik.com)

Ketentuan ini diatur dalam Pasal 43 ayat (1) Permenkes ini. 

“Saya berharap seluruh pengusaha yang mampu bersedia untuk memberikan vaksinasi gotong royong ini kepada pekerja dan keluarganya, tidak membebani lagi biaya kepada pekerja,” tuturnya.

Hal ini sesuai amanat Pasal 3 ayat (5) Permenkes No. 10 ini, yang menyatakan  pekerja, keluarga dan individu lain terkait dalam keluarga sebagai penerima Vaksin Covid-19 dalam pelayanan Vaksinasi Gotong Royong tidak dipungut bayaran/gratis. 

Anggaran yang dikeluarkan oleh pengusaha untuk vaksinasi ini adalah upaya mempertahankan produktivitas dan ini adalah investasi SDM.

Vaksinasi adalah kebutuhan penting saat ini untuk memastikan masyarakat bisa menciptakan kekebalan kelompok di masyarakat (herd immunity) sehingga penularan Covid-19 bisa dihambat.

Target pemerintah menuntaskan vaksinasi untuk 181 juta rakyat terus dilakukan, walaupun dengan berbagai kendala yang terjadi seperti kesadaran masyarakat untuk mau divaksin, suplai vaksin dan anggaran untuk membali vaksin

(Tribunnews/Reynas Abdila)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Harga Vaksin Gotong Royong Dinilai Bebani Pengusaha, .
Penulis

#vaksin #covid19 #gotongroyong

Catatan Redaksi:

Bersama-kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved