Breaking News:

Berita Viral

Perbedaan Keracunan dan Alergi Makanan pada Anak, Ini Penjelasan dari Ikatan Dokter Anak Indonesia

Anak yang tiba-tiba muntah, diare, atau muncul ruam setelah makan sering membuat orang tua panik dan bingung.

Tayang:
TribunBanten
ILUSTRASI keracunan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Anak yang tiba-tiba muntah, diare, atau muncul ruam setelah makan sering membuat orang tua panik dan bingung.

Seringkali kondisi ini langsung dianggap sebagai keracunan makanan, padahal bisa jadi merupakan reaksi alergi yang berbeda.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menegaskan pentingnya membedakan antara keracunan dan alergi makanan agar penanganan tepat dan cepat.

Baca juga: Ratusan Siswa di Sumedang Keracunan MBG, Setelah Dicek Menunya Ada Dimsum yang Dibeli dari Luar

Keracunan biasanya terjadi akibat makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri atau racun, dan sering menyerang banyak anak sekaligus.

Sementara alergi makanan adalah reaksi sistem imun yang bisa berbeda pada tiap anak, meski makanan yang dikonsumsi aman bagi orang lain.

Gejala kedua kondisi ini bisa mirip, tapi cara penanganan dan pencegahannya sangat berbeda.

Memahami perbedaan ini adalah kunci agar orang tua tidak salah langkah dan anak bisa segera pulih dengan aman.

Dokter Spesialis Anak dari Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), dr. Yogi Prawira, SpA, Subs ETIA(K) menekankan pentingnya orang tua memahami perbedaan antara keracunan dan alergi makanan.

Hal itu, untuk menghindari adanya kesalahan dalam membuat penanganan pada anak.

ILUSTRASI sakit perut karena keracunan
ILUSTRASI sakit perut karena keracunan (TribunLampung)

Beda keracunan dan alergi makanan pada anak

Menurut dr. Yogi, alergi makanan umumnya bersifat individual dan hanya muncul pada satu atau dua anak.

Sementara, jika bila terjadi secara serentak dan masal setelah mengonsumsi makanan yang sama, maka hal tersebut dapat dipastikan serentak.

Gejala keracunan makanan

Lebih lanjut, dr. Yogi menjelaskan keracunan makanan pada anak biasanya disebabkan oleh makanan atau minuman yang terkontaminasi bakteri, virus, maupun racun tertentu.

Beberapa bakteri yang sering jadi penyebab seperti Salmonella, CampylobacterE. coli, Listeria, hingga Clostridium botulinum.

Halaman 1/3
Tags:
keracunan makananalergi makanangejala
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved