Breaking News:

Penanganan Covid

DEMI Pulihkan Ekonomi Indonesia, Aprindo Percepat Vaksinasi Para Pekerja Ritel

Ketua Umum DPP Aprindo, Roy N Mandey mendorong dunia usaha kembali pulih dengan mempercepat vaksinasi para pekerja ritel.

Tribunnews/Jeprima
Suasana pemberian vaksin Covid-19 Sinovac dosis pertama kepada sejumlah tenaga kesehatan (nakes) secara massal di Istora Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (4/2/2021). Kementerian Kesehatan dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar vaksinasi Covid-19 massal dengan menargetkan 6.000 orang tenaga kesehatan yang bertugas pada fasilitas kesehatan pemerintah dan swasta di DKI Jakarta. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Ketua Umum DPP Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo), Roy N Mandey mendorong dunia usaha kembali pulih dengan mempercepat vaksinasi para pekerja ritel.

"Pekerja ritel butuh perlindungan kesehatan dan imunitas khususnya agar mendapatkan vaksin Covid-19 secepatnya. Karena selama ini kita lihat belum optimal serta belum menyeluruh,” kata Roy dalam peresmian program vaksinasi Covid-19 di Jakarta Senin (24/5/2021).

Menurutnya, vaksinasi bertujuan mendukung upaya pemerintah khususnya DKI Jakarta dalam penanggulangan Covid-19.

Pemberian vaksin secara masif dapat mempercepat terciptanya herd community maka pertumbuhan ekonomi nasional akan kembali pada tracknya dan optimal.

Mitra Driver Gojek disuntik vaksin Covid-19 saat kegiatan vaksinasi terbesar di Kemayoran, Jakarta (29/4/2021). Kegiatan vaksinasi terbesar yang melibatkan puluhan ribu mitra driver di Jakarta ini menjadi kelanjutan dari kolaborasi masif Gojek, Halodoc, dan pemerintah, untuk mempercepat vaksinasi pada kelompok masyarakat pekerja transportasi, termasuk transportasi daring yang tengah dan akan terus digelar di berbagai kota di Indonesia.
Mitra Driver Gojek disuntik vaksin Covid-19 saat kegiatan vaksinasi terbesar di Kemayoran, Jakarta (29/4/2021). Kegiatan vaksinasi terbesar yang melibatkan puluhan ribu mitra driver di Jakarta ini menjadi kelanjutan dari kolaborasi masif Gojek, Halodoc, dan pemerintah, untuk mempercepat vaksinasi pada kelompok masyarakat pekerja transportasi, termasuk transportasi daring yang tengah dan akan terus digelar di berbagai kota di Indonesia. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Vaksinasi secara masif menjadi harapan besar dan game changer bagi dunia usaha, khususnya pula sektor ritel modern, untuk mendorong perekonomian Indonesia bangkit kembali melalui konsumsi rumah tangga, sebagai kontributor 57,6 persen pada pertumbuhan ekonomi (PDB) Indonesia

“Kita yakin, tahun ini akan mulai pre-recovery, pasca pemberian Vaksin yang semakin masif. Apalagi bila para pekerja di sektor ritel sudah di Vaksin. Maka akan memberi dampak psikologis serta optimisme di kalangan masyarakat untuk kembali berbelanja dengan normal, tetap disiplin dan komit, seluruh masyarakat menjalankan prokes 5 M dan 3T yang berkelanjutan oleh Pemerintah,” katanya.

Roy, menjelaskan program vaksinasi kali ini menyasar sekitar 150 ribu pekerja ritel, 60.000 karyawan ritel di bawah naungan Aprindo,dan 90.000 untuk pelaku UMKM.

Baca juga: Vaksinasi Gotong Royong Sudah Dimulai, Satgas Penanganan Covid-19: Jika Ada KIPI Segera Laporkan

"Kami memandang kegiatan vaksinasi ini tidak layak bila hanya dilakukan bagi para pekerja ritel modern anggota Aprindo, tetapi perlu diadakan bersama sama dengan saudara-saudara kita para pelaku usaha UMKM, sesuai dengan semangat saling memerlukan, saling memajukan dan saling menguntungkan, amanah UU 20/2008 & PP/2013," jelas Roy.

Catatan Redaksi:

Bersama kita lawan virus corona. Tribunnews.com mengajak seluruh pembaca untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam setiap kegiatan. Ingat pesan ibu, 3M (Memakai masker, rajin Mencuci tangan, dan selalu Menjaga jarak).

(Tribunnews.com/Reynas Abdila)

#Covid-19 #vaksinasi #vaksin

Ikuti kami di
Editor: Candra Isriadhi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved