Breaking News:

'MENGERIKAN' Ngamuk hingga Tak Mau Urus Bayi, Pilu Kondisi Santriwati Korban Rudapaksa Herry Wirawan

Ada santriwati korban rudapaksa Herry Wirawan yang masih mengalami trauma psikologis hingga tak bisa mengontrol emosi.

Editor: ninda iswara
Istimewa
Santriwati korban rudapaksa Herry Wirawan trauma berat, mengamuk hingga tak mau urus bayi 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pilu kondisi para santriwati yang menjadi korban rudapaksa Herry Wirawan.

Trauma berat, emosi para santriwati ini meledak-ledak.

Ada santriwati yang masih mengalami trauma psikologis hingga tak bisa mengontrol emosi.

Seperti diketahui, Herry Wirawan merudapaksa 13 orang santiwatinya di Pondok Pesantren yang ia kelola di kawasan Cibiru, Kabupaten Bandung.

Beberapa korban bahkan ada yang sampai hamil hingga melahirkan bayi.

Salah satu santriwati yang melahirkan bayi ulah bejat Herry Wirawan itu kini emosinya tak stabil.

Perempuan muda yang masih berusia belasan tahun itu kerap kali marah-marah.

Baca juga: Dituntut Hukuman Mati, Ekspresi Herry Wirawan Buat Murka, Tak Ada Air Mata: Tidak Merasa Bersalah

Baca juga: Rudapaksa 13 Satriwati, Herry Wirawan Dituntut Hukuman Mati & Kebiri Kimia, Jaksa Beber 8 Alasan Ini

Herry Wirawan tertunduk lesu dituntut hukuman mati dan kebiri kimia
Herry Wirawan tertunduk lesu dituntut hukuman mati dan kebiri kimia (Kejati Jabar via Kompas.com)

Kebejatan Herry Wirawan yang dilakukan kepada santriwatinya sangat berdampak pada psikologis korban.

TN (35), kerabat korban mengatakan, ada satu korban yang hingga saat ini masih syok dan histeris atas apa yang menimpanya. 

Bahkan, korban memarahi hingga ogah menyentuh bayi yang dilahirkannya tersebut.

"Emosinya meledak-ledak, itu anaknya dimarahin enggak mau ngurus. Mungkin dia (korban) baru sadar dan enggak terima dengan kondisi ini," ujarnya dilansir TribunnewsBogor.com dari Tribunjabar.id.

TN berharap kondisi yang dialami para santriwati korban kebiadaban Herry Wirawan segera pulih.

Tak hanya itu, ia juga meminta pihak TP2TP2A untuk segera mengambil langkah terkait kondisi korban yang tidak semuanya dapat menerima kenyataan. 

Namun, menurutnya ada beberapa korban yang sudah bisa berkomunikasi dan perlahan mulai pulih. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved