Breaking News:

Penanganan Covid

Cara Mengurangi Rasa Sakit Efek Samping dari Vaksin Booster Covid-19, dari Pegal hingga Demam

Simak berikut ini cara mengurangi rasa sakit akibat efek samping dari vaksin booster Covid-19

Editor: Talitha Desena
AFP/Freepik
Ilustrasi efek samping dari vaksin booster Covid-19 

Vaksin booster kini menjadi syarat penting bagi masyarakat yang hendak mudik lebaran.

Dengan sudah divaksin booster, masyarakat tidak wajib menunjukkan hasil negatif tes RT-PCR atau rapid test antigen.

Sama seperti vaksin dosis pertama dan kedua, vaksin booster juga dapat menimbulkan efek samping.

Efek samping dari vaksin yang muncul merupakan tanda normal bahwa tubuh mereka sedang membangun perlindungan.

Demam, sakit kepala, kelelahan, dan nyeri di tempat suntikan, adalah efek samping yang paling sering dilaporkan.

Berikut adalah efek samping 6 vaksin booster yang ada di Indonesia:

CoronaVac atau Sinovac

Efek samping yang mungkin muncul atas pemberian vaksin Sinovac antara lain nyeri di lokasi suntikan, dengan tingkat keparahan grade satu atau dua.

Pfizer

Efek samping yang mungkin muncul atas pemberian vaksin Pfizer antara lain nyeri otot, demam, dan nyeri sendi.

AstraZeneca

Efek samping yang mungkin muncul atas pemberian vaksin AstraZeneca antara lain nyeri di lokasi suntikan, kemerahan, gatal, pembengkakan, kelelahan, sakit kepala, meriang, dan mual.

Moderna

Efek samping yang mungkin muncul atas pemberian vaksin Moderna antara lain lemas, sakit kepala, menggigil, demam, dan mual.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved