Breaking News:

'Jangan Menutup-nutupi' Begini Nasib 4 Perwira Tak Profesional Jalankan Tugas dalam Kasus Brigadir J

Nasib 4 perwira tak profesional dalam menjalankan tugas dalam kasus kematian Brigadir J dikurung dalam ruangan khusus.

Editor: Candra Isriadhi
Handover
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mencopot Irjen Ferdy Sambo dari jabatan Kadiv Propam Polri, Senin (18/7/2022). 

TRIBUNNEWSMAMKER.COM - Nasib 4 perwira tak profesional dalam menjalankan tugas dalam kasus kematian Brigadir J dikurung dalam ruangan khusus.

Sejumlah perwira polri kini kena imbasnya atas sikap mereka yang tak profesional saat olah TKP kasus kematian Brigadir J.

Jumlah personil yang tak profesional dalam mengungkap kasus Brigadir J cukup banyak.

Bahkan menurut Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setidaknya ada 25 personel kepolisian yang dinilai tidak profesional.

Namun kini hanya ada empat orang di antaranya yang dikurung atau diisolasi dengan dimasukan ke dalam ruangan khusus selama 30 hari.

"Dari 25 personel yang diperiksa, 4 kami masukkan dalam ruangan khusus selama 30 hari ke depan," kata Listyo di Mabes Polri, Kamis (4/8/2022) malam.

Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo menyebutkan keempat personel itu, tiga perwira berasal dari Polres Metro Jakarta Selatan dan satu perwira dari Polda Metro Jaya.

Baca juga: FAKTA Baru Kasus Brigadir J, 15 Ponsel Diperiksa Temukan Bukti Foto & Chat, Komnas HAM: Makin Terang

Baca juga: Seakan Ditumbalkan Jadi Tersangka Kematian Brigadir J Begini Nasib Bharada E yang Jadi Sorotan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan perkembangan kasus tewasnya Brigadir J. Jumpa pers dilakukan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022) malam.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat menyampaikan perkembangan kasus tewasnya Brigadir J. Jumpa pers dilakukan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2022) malam. (KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

"Yang diamankan tiga orang itu dari Jakarta Selatan semuanya. Nanti saya sampaikan datanya. Satu lagi saya infokan nanti, dari Penyidik Polda Metro," kata Dedi kepada wartawan.

Dedi mengatakan keempat perwira itu berpangkat perwira pertama (pama) dan perwira menengah (pamen).

Seperti diumumkan Kapolri, ada tiga perwira tinggi (Pati) Polri berpangkat Brigjen yang terseret kasus tewasnya Brigadir J.

Lantas, bagaimana nasib ketiga jenderal tersebut saat ini?

"Tiga pati diperiksa, dari 25 itu 3 pati diperiksa," kata Dedi kepada wartawan, Kamis (4/8/2022).

Dedi menambahkan saat ini Tim Khusus (Timsus) maupun Inspektorat Khusus (Irsus) tengah berproses sesuai arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Ini kan masih berproses semuanya, nanti apabila sudah tim selesai akan saya sampaikan kembali. Ini menunjukkan keseriusan dan sikap tegas dari Pak Kapolri. Pak Kapolri dari awal sudah menyampaikan tidak akan menutup-nutupi kasus ini, Beliau akan membuka sejelas-jelasnya," ucap Dedi.

Baca juga: Akan Diproses 2 Jenderal Polri Kena Imbas Akibat Perannya dalam Kasus Kematian Brigadir J

Baca juga: Beda Panggilan Spesial Vera Simanjuntak & Putri Candrawathi untuk Brigadir J, Tertulis di Kado Ultah

Foto Brigadir J bersama keluarga Irjen Ferdy Sambo sebelum insiden
Foto Brigadir J bersama keluarga Irjen Ferdy Sambo sebelum insiden (HO/Tribun Medan)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved