Breaking News:

Khazanah Islam

Jika Batuk saat Membaca Al Fatihah Dalam Shalat, Apakah Harus Diulang? Begini Penjelasan Buya Yahya

Bagaimana jika ketika membaca Al Fatihah, tiba-tiba batuk-batuk. Apakah harus diulang?

Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
YouTube Buya Yahya
Bagaimana jika ketika membaca Al Fatihah, tiba-tiba batuk-batuk. Apakah harus diulang? 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Membaca surat Al Fatihah merupakan syarat wajib sah menunaikan ibadah shalat.

Lalu bagaimana jika ketika membaca Al Fatihah, tiba-tiba batuk-batuk. Apakah harus diulang?

Baca juga: Belum Selesai Baca Al Fatihah Tapi Imam Sudah Rukuk, Diselesaikan atau Tidak? Ini Kata Buya Yahya

Surah Al Fatihah termasuk dalam 13 rukun shalat yang harus dibaca saat ketika menunaikan ibadah shalat.

Oleh karena itu, surah pertama dalam urutan mushaf Alquran ini wajib dibaca dan tidak boleh ditinggalkan, baik itu pada shalat fardhu maupun shalat sunnah.

Jika ditinggalkan secara sengaja, maka secara syar'i shalat yang dilakukan itu tidak dianggap alias tidak sah.

Ini juga disebutkan dalam sebuah hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari berikut.

عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَامِتِ اَنَّ رَسُوْلَ اللهِ -صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: لاَ صَلَاةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ [رَوَاهُ البُخَارِي]

Artinya: dari ‘Ubadah bin Shamit (diriwayatkan), Rasulullah SAW bersabda, tidak sah shalat bagi orang yang tidak membaca Fatihatul-Kitab (Al-Fatihah) [HR Bukhari No. 723].

Baca juga: Agar Lebih Khusyuk, Bolehkah Shalat Sambil Memejamkan Mata? Begini Penjelasan & Tips dari Buya Yahya

Membaca surah Al Fatihah dilakukan pada setiap rakaat dalam shalat.

Baik itu saat mengerjakan shalat secara sendiri atau secara berjamaah.

Ketika menunaikan shalat sendiri, surah Al Fatihah dibaca setelah takbir dan membaca doa iftitah pada rakaat pertama.

Buku tersebut memiliki bahasa Indonesia yang tidak berat, sehingga dapat dipahami oleh semua kalangan.
Buku tersebut memiliki bahasa Indonesia yang tidak berat, sehingga dapat dipahami oleh semua kalangan. (Ist)

Lalu bagaimana jika batuk ketika membaca Al Fatihah?

Dalam hal ini Buya Yahya menjelaskan tentang bagaimana syarat membaca Al Fatihah dalam shalat yang benar.

"Yang pertama berkesinambungan, tidak boleh diselai dengan kalimat yang bukan dari bagian Fatihah.

Kecuali untuk membenarkan imam yang salah fatihahnya. Atau misalnya ada orang yang terputus Fatihahnya karena batuk yang tiba-tiba datang.

Halaman
123
Tags:
Al FatihahshalatbatukBuya Yahya
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved