Breaking News:

Khazanah Islam

Menentukan Nasab Anak yang Ibunya Berselingkuh dan Bercampur Dengan Laki-laki Lain Hingga Hamil

Jika ada seorang istri yang berzina kemudian hamil, kapada siapa nasab anak di perut wanita itu?

Tayang:
Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
Youtube Al BahjahTV
Istri Berzina hingga Hamil, Nasab Anaknya kepada Siapa? 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Jika ada seorang istri yang berzina kemudian hamil, kapada siapa nasab anak di perut wanita itu?

Bagaimana menentukan nasab anak yang ibunya juga bercampur dengan laki-laki lain selain suaminya?

Baca juga: Janda Ingin Menikah, Apakah Tidak Perlu Izin Orang Tua? Ustaz Adi Hidayat Tegaskan Jangan Persulit

Bahaya zina sungguh dahsyat, apalagi untuk wanita yang sudah memiliki suami sah dan dia masih main serong.

Karena jika wanita hamil karena perselingkuhan dengan pria lain, sedankan dia juga digauli suami sahnya maka hal itu menjadi membingungkan.

Siapa bapak dari si anak yang dikandung dari wanita itu, laki-laki mana yang menghamilinya.

Sehingga dalam Islam, penentuan nasab anak ang dikandung karena ibunya bercampur dengan beberapa laki-laki tidak bisa sembarangan.

Melansir dari YouTube Al Bahjah TV, seorang jemaah menanyakan hal ini pada Buya Yahya.

Baca juga: Takut Punya Ibu Tiri, Bolehkah Anak Melarang Ayahnya Menikah Lagi? Ustaz Abdul Somad Beri Peringatan

Ulama pengasuh Lembaga Pengembangan Da'wah dan Pondok Pesantren Al-Bahjah menjawab dengan sebelumnya prihatin besar.

Jika sampai ada kejadian seperti ini, adalah hal yang menyakitkan dan sangat menyedihkan apalagi untuk umat muslim.

Ilustrasi wanita hamil ditinggal suami yang lebih pilih janda
Ilustrasi wanita hamil ditinggal suami yang lebih pilih janda (Freepik dan Freepik/@pikisuperstar)

"Zina adalah rendah, zina adalah kehinaan wahai wanita jaga diri yang benar apalagi sudah punya pasangan.

Orang mulia susah melakukan zina.

Selain dosanya yang besar, aib zina itu adalah aib yang panjang kisahnya, kalau orang pejudi tobat dia tidak malu.

Tapi kalau ada seorang pezina yang tobat, dia akan malu." jelas Buya Yahya.

Jika ada seorang istri yang berzina kemudian hamil, perlu dilihat apakah suami juga menggauli atau tidak.

Kalau ternyata suaminya juga menggauli dia, mungkin sekali hamilnya dari dia.

Berarti tidak bisa dipastikan secara benar siapa yang menghamilinya.

Baca juga: Hukum Memberi Salam dan Membunyikan Klakson Ketika Lewat di Tempat Angker, Buya Yahya: Ngapain?

"Apapun bentuknya jika seorang wanita yang punya suami kemudian hamil, selagi suami tidak manafikan yang ada di perut istrinya.

Menafikan bahwasannya diperut istriku bukan air maniku, selagi suami tidak menolak.

Maka nasabnya sang anak akan sambung kepada suaminya, mau tidak mau harus seperti itu." jelas Buya Yahya.

Oleh sebab itu kita tidak boleh sembarangan memain-mainkan nasab, jangan gampang meragukan nasab mengoatk-atik nasab.

Ilustrasi Hamil
Ilustrasi Hamil (Valeria_aksakova via Tribun Pontianak)

"Sebab kalau anda mengatakan nasabmu tidak sambung berarti anda menuduh dia berzina." tegas Buya.

"Selagi orang mengatakan anakku, selesai anda jangan banyak tanya." tambah Buya Yahya.

"Jika ada seorang suami meyakini dengan seyakin-yakinnya bahwa yang ada diperut istrinya bukan dari air mani dirinya.

Maka WAJIB dia menafikan anaknya. Yakin itu jika suami tidak pernah menggauli bertahun-tahun maka dia wajib menafikan.

Sebab kalau dibiarkan akan bercampur nasabnya." jelas Buya Yahya.

(Tribunnewsmaker.com/MNL)

 

 

Tags:
selingkuhhamilistriBuya Yahya
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved