Negaranya Dirudal Iran, Perdana Menteri Israel Netanyahu Merengek Merasa Paling Tersakiti Sendiri
Negaranya dirudal Iran, perdana menteri Israel merengek merasa paling tersakiti, bersumpah akan membela diri.
Editor: Candra Isriadhi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Negaranya dirudal Iran, perdana menteri Israel bersumpah akan membela diri.
Seperti diketahui setidaknya 180 rudal balistik milik Iran meluncur ke Israel pada Selasa (1/10/2024).
Setelah serangan tersebut perdana menteri Israel, Benjamin Netanyahu merengek merasa paling tersakiti.
Netanyahu gembar-gembor dengan menyebut serangan rudal balistik Iran tidak dapat diterima oleh banyak negara di dunia.
"Tidak ada negara di dunia yang akan menerima serangan seperti itu terhadap kota dan warganya, dan Israel pun tidak akan melakukannya," kata Netanyahu, dikutip dari Times of Israel.
"Israel memiliki kewajiban dan hak untuk membela diri dan menanggapi serangan-serangan ini dan mereka akan melakukannya," tegasnya.
Baca juga: Beraninya Suporter Timnas Inggris saat Diwawancara TV Israel Teriak Free Palestine! Reporter Lemas
Serangan sekitar 180 rudal balistik yang diluncurkan hari Selasa menyebabkan beberapa kerusakan di Israel, termasuk di pangkalan udara Israel.
Militer mengatakan bahwa tidak ada pesawat atau infrastruktur penting yang terkena serangan, dan Angkatan Udara Israel beroperasi dengan kapasitas penuh.
Sebagian rudal yang masuk berhasil dicegat oleh sistem pertahanan udara atau mendarat di area terbuka.
Namun, serangan tersebut membuat 10 juta warga Israel berlarian mencari perlindungan dan juga menyebabkan kerusakan pada bangunan sipil, termasuk sebuah sekolah.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pada hari Sabtu bahwa tanggapan tersebut akan “serius dan signifikan”.
Serangan roket Iran, serangan kedua tahun ini, terjadi di tengah perang melawan kelompok Hamas di Jalur Gaza dan Hizbullah di Lebanon.
Baca juga: 7 Artis Kondang Serukan All Eyes on Rafah, Al Ghazali, Ariana Grande hingga Dua Lipa: Kecam Israel
Iran mengatakan pihaknya menembakkan rudal ke Israel sebagai respons atas serangan yang menewaskan para pemimpin Hizbullah, Hamas, dan Garda Revolusi Iran.
Pernyataan itu merujuk pada pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah dan Jenderal Garda Revolusi Abbas Nilforoushan, yang keduanya tewas dalam serangan udara Israel minggu lalu di Beirut.
Pernyataan itu juga menyebutkan Ismail Haniyeh, mantan pemimpin Hamas yang dibunuh di Teheran pada bulan Juli dalam sebuah serangan yang secara luas dikaitkan dengan Israel.
| Lahir Tanpa Anggota Tubuh, Atlet Adaptif Ini Taklukkan Puluhan Maraton Dunia |
|
|---|
| Pernikahan Penuh Haru: Wanita Tiongkok Pilih Penyelamatnya dari Gempa 2008 sebagai Pendamping Hidup |
|
|---|
| Berita Duka, Innalillahi, Aktor Penyihir Kejam Hollywood asal Asia Meninggal, Ditangisi Penggemar |
|
|---|
| Sosok Shivani, Istri Umur 20 Tahun Dibunuh Suami yang Selingkuh dengan Ibu Mertua, Foto Mesra Viral |
|
|---|
| Wajah Lesu 3 Atlet Gimnastik Israel yang Kedatangannya Ditolak Indonesia, Ngotot Banding Pun Kandas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Negaranya-dirudal-Iran-perdana-menteri-Israel-merengek-merasa-paling-tersakiti.jpg)