Breaking News:

Skandal Dokter Bandung

Atalia Muncul di Tengah Isu Selingkuh Ridwan Kamil, Kecam Kasus Rudapaksa Dokter PPDS: Alarm Keras

Heboh isu selingkuh Ridwan Kamil, Atalia Praratya muncul komentari kasus rudapaksa yang dilakukan oleh dokter PPDS di RSHS, kecam aksi bejatnya.

Editor: ninda iswara
Instagram @ataliapr | Tribunnews
TANGGAPAN ATALIA PRARATYA - Atalia Praratya komentari kasus dokter PPDS rudapaksa anak pasien di RSHS Bandung di tengah heboh isu selingkuh Ridwan Kamil. 

Menutup pernyataannya, Atalia menyampaikan harapannya agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Tidak boleh ada lagi ruang aman yang justru berubah jadi tempat yang membahayakan," tulis Atalia.

"Karena menjaga martabat dan keselamatan korban adalah tanggung jawab kita semua," tutupnya.

Baca juga: Polisi Periksa 2 Korban Lain yang Dirudapaksa Dokter PPDS di RSHS, Ternyata Pasien, Modusnya Sama

TANGGAPAN ATALIA PRARATYA - Atalia Praratya komentari kasus dokter PPDS rudapaksa anak pasien di RSHS Bandung di tengah heboh isu selingkuh Ridwan Kamil.
TANGGAPAN ATALIA PRARATYA - Atalia Praratya komentari kasus dokter PPDS rudapaksa anak pasien di RSHS Bandung di tengah heboh isu selingkuh Ridwan Kamil. (Instagram @ataliapr)

Kronologi Pemerkosaan

Tindakan bejat ini dilakukan terhadap FH (21), anak dari salah satu pasien RSHS. Peristiwa terjadi pada 18 Maret 2025 sekitar pukul 01.00 WIB.

Saat itu, Priguna meminta korban untuk menjalani pengambilan darah dan membawanya dari ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) ke Gedung MCHC lantai 7.

Priguna berdalih ingin mencocokkan jenis golongan darah yang akan ditransfusikan kepada ayah korban.

Ketika didatangi Priguna, korban sedang menjaga sang ayah yang tengah dirawat dan membutuhkan transfusi darah.

Priguna juga meminta korban untuk tidak ditemani oleh adiknya.

Sesampainya di lokasi, pelaku meminta korban melepas baju dan celana, lalu menggantinya dengan baju operasi berwarna hijau.

Kemudian, Priguna memasukkan jarum ke bagian tangan kiri dan kanan korban kurang lebih 15 kali.

Jarum tersebut terhubung dengan selang infus, dan setelah itu, Priguna menyuntikkan cairan bening ke dalam selang.

Cairan itu membuat korban kehilangan kesadaran. Beberapa menit kemudian, korban merasa pusing dan akhirnya tidak sadarkan diri.

Korban baru siuman sekitar pukul 04.00 WIB dan kembali ke ruang IGD.

Ia lantas menceritakan kepada orang tuanya bahwa dirinya sempat tak sadarkan diri usai diambil darah.

Namun, saat buang air kecil, korban merasakan perih di bagian kemaluannya.

Korban kemudian menjalani visum, dan hasilnya ditemukan cairan sperma di area kemaluan.

Pihak keluarga pun melaporkan kejadian tersebut ke Polda Jabar.

(TribunNewsmaker/TribunJabar)

Sumber: Tribun Jabar
Tags:
Priguna Anugerah PratamaAtalia Praratya
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved