Sosok
Sepak Terjang Muhammad Farhan Wali Kota Bandung Tetap Izinkan Study Tour Siswa, Melawan Dedi Mulyadi
Inilah sepak terjang Muhammad Farhan Wali Kota Bandung yang tetap izinkan study tour siswa, melawan Dedi Mulyadi.
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sepak Terjang Muhammad Farhan Wali Kota Bandung Tetap Izinkan Study Tour Siswa, Melawan Dedi Mulyadi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, telah menerbitkan kebijakan yang melarang sekolah-sekolah di wilayahnya mengadakan study tour ke luar kota.
Namun, kebijakan tersebut ternyata tidak langsung diikuti secara menyeluruh oleh para kepala daerah di provinsi tersebut.
Setidaknya, tercatat ada tiga kepala daerah di Jawa Barat yang tetap memberikan izin kepada sekolah-sekolah untuk menyelenggarakan kunjungan belajar ke luar daerah.
Salah satu kepala daerah yang mengambil sikap berbeda adalah Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan.
Farhan menyatakan bahwa dirinya tetap mengizinkan pelajar di Bandung mengikuti kegiatan study tour ke luar kota.
Ia mengkhawatirkan bahwa pelarangan kegiatan tersebut justru bisa berdampak buruk terhadap sektor pariwisata di Kota Bandung.
Saat ini, industri pariwisata di Bandung tengah mengalami penurunan pendapatan yang cukup signifikan dan memerlukan dukungan aktivitas pendidikan untuk pulih.
Menurut Farhan, kebijakan larangan study tour sebaiknya hanya diberlakukan dalam konteks tertentu, misalnya jika berkaitan dengan penurunan prestasi akademik siswa.
Baca juga: Ancaman Dedi Mulyadi Jika Ada yang Study Tour ke Luar Kota, Copot Kepsek, 3 Kepala Daerah Menolak

"(Larangan study tour) sangat (berpengaruh ke pendapatan pariwisata), cek ke Saung Udjo jangan tanya saya."
"Kota mah tidak bisa melarang, kebijakan kota mah simpel. Study tour dilarang apabila dihubungkan dengan prestasi akademik," ujar Farhan saat dijumpai di Balai Kota Bandung, Senin (21/5/2025), dilansir Tribun Jabar.
Lebih lanjut, Farhan mengatakan pihaknya tidak akan membatasi pelajar study tour ke luar daerah, termasuk luar provinsi.
Ia mengakui para pelaku usaha wisata banyak yang menggantungkan nasibnya kepada acara study tour sekolah.
"Mangga weh (silakan saja), saya tidak bisa melarang, masa saya larang. Kalau Bandung sendiri mah bebas, ini kota terbuka, terbuka itu artinya masuk boleh, keluar juga boleh gitu ya," katanya.
Namun, Farhan menegaskan kegiatan study tour tidak boleh dikaitkan kewajiban akademik siswa.