Diplomat Kemenlu RI Tewas
Kata Ahli Hukum soal Arya Daru ke Rooftop Kemenlu, Selamatkan Diri, Sentil Polisi: Ada Tindak Pidana
Arya Daru sempat ke rooftop Kemlu, ahli hukum sebut sedang menyelamatkan diri, diduga dibuntuti, heran dengan keterangan polisi yang berbeda.
Editor: ninda iswara
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Praktisi hukum dan pemerhati HAM, Nickolay Aprilindo, angkat bicara terkait kasus kematian diplomat muda, Arya Daru Pangayunan (39), yang ditemukan tewas setelah sebelumnya terekam CCTV menaiki rooftop lantai 12 Gedung Kementerian Luar Negeri (Kemlu).
Nickolay menilai, tindakan Arya bukanlah indikasi upaya bunuh diri seperti yang disimpulkan pihak kepolisian, melainkan usaha menyelamatkan diri dari ancaman yang dirasakannya.
Menurut Nickolay, Arya diduga mengalami tekanan dan ketakutan karena merasa dibuntuti oleh seseorang atau sekelompok orang. Ketakutan inilah yang diyakini menjadi alasan utama Arya naik ke rooftop.
"Saya melihat almarhum ini bukan mau bunuh diri, ada rasa ketakutan. Dia ingin memastikan karena dia merasa dibayang-bayangi atau diikuti oleh seseorang atau beberapa orang sehingga mau tidak mau dia harus menyelamatkan diri masuk ke kantornya," ungkap Nickolay, dikutip dari SindoNews, Selasa (29/7/2025).
Rekaman CCTV yang menunjukkan gerak-gerik Arya di atap gedung juga dinilai memperkuat dugaan tersebut.
Baca juga: Salah Kirim WA saat Bersama Vara, Arya Daru Tunjukkan Gelagat Aneh, Ubah Rute Perjalanan, Matikan HP
Menurut Nickolay, Arya tampak menaiki pembatas rooftop bukan untuk terjun, melainkan untuk mengintai atau memastikan situasi di bawah.
"Dia naik dari atas untuk melihat ke bawah apakah orang-orang yang membuntuti dia itu ada atau tidak," tambahnya.
Lebih lanjut, Nickolay menekankan bahwa kematian Arya tidak boleh serta-merta dianggap sebagai insiden tanpa unsur pidana.
Ia meyakini ada peristiwa yang mengarah pada tindakan kriminal, dan menyayangkan sikap tergesa-gesa pihak kepolisian dalam mengambil kesimpulan.
"Ini ada peristiwa, ada tindak pidana. Jangan gegabah kita dalam menyimpulkan sesuatu, penyelidikan belum selesai dan sudah disimpulkan. Ini gegabah sekali, dan sangat prematur ini kalau saya boleh katakan," pungkasnya.
Sebelumnya, dalam konferensi pers yang digelar pada hari yang sama, Selasa (29/7/2025), pihak kepolisian menyampaikan hasil penyelidikan awal terhadap kasus ini.
Dari rekaman CCTV, terlihat Arya Daru berlari masuk ke gedung Kemlu, lalu menuju lantai 12.
Rekaman tersebut juga menunjukkan bahwa Arya sempat dua kali mencoba menaiki pembatas rooftop.
Pada percobaan pertama, ia berhasil naik hingga sebatas ketiak, lalu turun kembali.
Beberapa saat kemudian, ia kembali mencoba hingga setinggi pusar.
Sumber: Tribun Bogor
| Fakta Baru Terbongkar, Pita Tahu soal Diplomat Arya Daru Cek In di Hotel dengan Vara, Sudah 24 Kali |
|
|---|
| Kasus Kematian Arya Daru Berlanjut! Ada 4 Sidik Jari di Lakban hingga Ada Busa di Tenggorokan |
|
|---|
| Fakta Baru Kematian Arya Daru, 24 Kali Check In Hotel Bareng Vara, Temuan Memar di Leher & Pelipis |
|
|---|
| Janggal! Keluarga Arya Daru Minta Polisi Bongkar Hubungan Sang Diplomat dengan Vara: Jangan Ditutupi |
|
|---|
| Teka-teki HP Arya Daru Diduga Aktif Lagi, Jejak Digital Misterius Usai Kepergian Tragis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Arya-Daru-Pangayunan-menyendiri-di-rooftop-240725.jpg)