Breaking News:

Kacab Bank Tewas

Dwi Hartono Dikenal Baik dan Dermawan, Mengapa Bunuh Kacab Bank BUMN? Eks Kabareskrim Sebut Dendam

Banyak yang tak menyangka ketika crazy rich Dwi Hartono ditangkap polisi karena menjadi otak pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) Bank BUMN

Tayang:
Editor: galuh palupi
Instagram @klanhartono/@hampradipta
KACAB BANK DIBUNUH - Kolase foto Dwi Hartono dan Ilham Pradipta diambil dari Instagram @klanhartono/@hampradipta. Mantan Kabareskrim ungkap dugaan motif Dwi Hartono habisi Ilham Pradipta 

"Iya sejak SMA hingga sekarang dia merantau," imbuhnya.

Lantas mengapa Dwi Hartono nekat menghabisi nyawa Ilham?

Baca juga: Rahasia di Balik Dwi Hartono Bayar Orang dan Bunuh Ilham Pradipta, Dugaan Sakit Hati Uang Rp 13 M

Hingga kini, polisi masih mendalami motif sebenarnya mengapa Ilham dibunuh.

Namun mantan Kabareskrim Susno Duadji menyampaikan dugaan yang mengejutkan.

Susno meyakini ada sosok orang dekat dari korban yang selama ini jadi mata-mata pelaku.

Atau bisa saja orang dekat korban itulah yang jadi dalang di balik pembunuhan.

"Kok bisa tahu korban pada saat itu keluar dari kantor, berada di (supermarket). Kemudian bisa dibuntuti. Ini pasti yang sudah ada membuntuti dan memantau keberadaan korban," ungkap Susno Duadji dalam tayangan Kompas TV, dilansir Tribun-medan.com dari TribunnewsBogor.com, Selasa (26/8/2025).

Lebih lanjut, Susno mengungkap pendapatnya soal isu kematian Ilham karena adanya dugaan penggelapan kredit bank.

Menurut Susno, isu tersebut sangat tidak mungkin dilakukan oleh korban.

DIDUGA OTAK PELAKU - Pengusaha asal Jambi Dwi Hartono terduga otak pelaku penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab)  sebuah Bank BUMN di Cempaka Putih Jakarta, Mohamad Ilham Pradipta (37).
DIDUGA OTAK PELAKU - Pengusaha asal Jambi Dwi Hartono terduga otak pelaku penculikan dan pembunuhan Kepala Cabang (Kacab) sebuah Bank BUMN di Cempaka Putih Jakarta, Mohamad Ilham Pradipta (37). (Tribun Jambi/HO)

"(Dugaan motif karena adanya penggelapan kredit fiktif?) bagaimana mau gitu karena kan tidak bisa hilang, semuanya kan catatan elektronik, jadi tidak bisa dihilangkan. Kecuali kalau korban memainkan duit negara, tapi bukan caranya dengan menculik kayak gitu, itu tidak mungkin," kata Susno.

Pun dengan isu korban punya utang sehingga diculik debt collector.

Diungkap Susno, ia meyakini pembunuhan terhadap Ilham bukan karena utang piutang.

"Apakah yang punya utang adalah korban? Kalau yang punya utang orang lain kepada bank, kan tidak bisa menghapus utangnya dengan membunuh korban, itu kan bodoh sekali," akui Susno.

Perihal sosok dalang pembunuhan Ilham, Susno mengungkap analisanya.

Baca juga: Mewahnya Rumah Dwi Hartono Otak Pembunuhan Ilham Kacab Bank BUMN, Ada di Bogor, Sepi Tak Dihuni

Ia menyebut keempat penculik yang sudah ditangkap itu kemungkinan besar bukanlah otak pembunuhan Ilham.

Sumber: Tribun Jambi
Halaman 2/4
Tags:
Dwi HartonoBUMNSoloJawa TengahIlham Pradipta
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved