Breaking News:

Kacab Bank Tewas

Teka-Teki Dugaan Keterlibatan Oknum Tertentu dalam Pembunuhan Kacab Bank BUMN, Polisi Masih Bungkam

Kasus pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN masih terus bergulir. Muncul dugaan : ada oknum dari instansi tertentu yang ikut terlibat.

Editor: Eri Ariyanto
TribunNewsmaker.com | Tangkapan Layar CCTV
KACAB BANK DIBUNUH - Nasib tragis menimpa korban berinisial MIP, Kepala Cabang bank BUMN, yang diculik lalu ditemukan tewas mengenaskan di Cikarang. 

"Kami sudah membenarkan tadi bahwa saudara DH adalah seorang pengusaha," katanya.

"Salah satu bidang usahanya adalah bimble online," ungkap Ade.

Pelaku yang disebut-sebut aktor intelektual sejauh ini ada empat nama yang mencuat adalah C alias Ken, DH alias Dwi Hantoro, YJ dan AA.

Belakangan terkuak salah satu aktor pelaku ini yang berinisial DH alias Dwi Hartono merupakan pengusaha kaya sekaligus motivator bisnis.

Kejadian Penculikan

Dalam kasus penculikan dan pembunuhan kepala cabang bank BUMN ini, korban Mohamad Ilham Pradipta pada 20 Agustus 2025 terakhir kali berada di area parkir sebuah supermarket di kawasan Jakarta Timur.

Terekam CCTV, korban berjalan hendak masuk ke dalam mobilnya yang terparkir.

Namun tiba-tiba keluar beberapa orang pria menyergapnya dari sebuah mobil yang tepat terparkir di samping mobil korban.

Korban terlihat dipaksa masuk ke dalam mobil para penculik itu.

Kemudian pada 21 Agustus 2025, keesokan paginya, korban ditemukan tergeletak tak bernyawa di sebuah lahan kosong di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Kondisi korban cukup mengenaskan, karena didapati mata, tangan, dan kakinya terikat lakban, lalu tubuh penuh luka lebam sambil mengenakan kemeja batik cokelat dan celana panjang krem.

Tak memakan waktu lama, polisi kemudian menangkap empat penculiknya yaitu RW, AT, RS, dan RAH.

Setelah itu polisi menangkap empat aktor utama yang berinisial C alias Ken, DH alias Dwi Hartono, YJ dan AA dan dilanjut diamankannya pelaku lainnya.

(TribunNewsmaker.com/WartaKotalive.com)

Tags:
kepala cabangoknumbankBUMNpolisi
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved