Breaking News:

Rohmat Sukur Ternyata Cuma Sopir Bos di Jakarta, Susun Tim Intai Gerak-gerik Ilham Kacab Bank BUMN

Inilah sosok Rohmat Sukur, ternyata cuma sopir bos di Jakarta, susun tim untuk intai serak-gerik Ilham Kacab Bank BUMN.

TribunNewsmaker.com | TribunJakarta/Istimewa
KACAB BANK DIBUNUH - Sosok Rohmat, pria yang sempat menghilang dari rumahnya di Semarang, akhirnya ditangkap polisi setelah terbukti jadi penyedia tim pengintai. Inilah sosok Rohmat Sukur, ternyata cuma sopir bos di Jakarta, susun tim untuk intai serak-gerik Ilham Kacab Bank BUMN. 

Terbaru, polisi membocorkan sudah menangkap dua nama: E alias Eka dan W alias Wiranto. Eka ditangkap di Jalan Pluit Raya, Penjaringan, Jakarta Utara, sedangkan Wiranto dibekuk di Kawasan Rawapalangan, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.

Peran keduanya belum dirinci oleh polisi. Tapi, keduanya punya hubungan dengan Rohmat Sukur. Karena berdasar keterangan polisi, Rohmat Sukur berperan sebagai penyedia tim pengintai.

Baik Eka dan Wiranto bertugas memantau, mengintai korban Mohammad Ilham sebelum diculik di area parkir Lotte Grosir Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (20/8/2025) saat mau masuk ke mobilnya.

Sampai saat ini yang menjadi tanda tanya adalah sosok F yang masuk klaster tim pengintai. Namun, dugaan yang bersangkutan adalah oknum aparat, dibongkar oleh Adrianus Egal, kuasa hukum tersangka Eras.

Adrianus memastikan Eras tidak membunuh. Tapi membenarkan jika Eras dan kawan-kawan masuk dalam klaster penculikan.

Apa yang diperbuat Eras tak lepas hanya menjalankan perintah F. Eras Cs diminta menjemput paksa korban. 

Setelah korban diserahkan kepada seseorang di kawasan Cawang, Jakata Timur, kondisi berubah. "Ketika korban diantar kembali, ternyata sudah tidak bernyawa,” ujar Adrianus. 

Ia menambahkan, pelaku dalam tekanan saat harus membuang jenazah. 

“Peran mereka sampai di situ. Mereka diperintahkan untuk membuang jenazah, bukan melakukan pembunuhan,” jelas dia.

Berdasarkan hasil penyelidikan Polda Metro Jaya, Rohmat Sukur bukan sekadar opertor di lapangan. Pengerahan Tim IT guna melacak setiap langkah pergerakan korban. 

Misteri Belum Terpecahkan

Kasus penculikan dan pembunuhan Mohamad Ilham masih menyisakan misteri yang belum terpecahkan: dua dari unit ponsel korban, hanya satu yang ditemukan saat jasadnya dievakuasi. 

Muncul dugaan, ponsel korban yang hilang bisa menjadi menjawab misteri yang belum terpecahkan, termasuk motif di balik kasus ini. 

Widodo Bayu Ajie, pewakilan keluarga, menyebut Mohammad Ilham memiliki dua ponsel. Tapi satu yang ditemukan bersama dompet korban. 

“Kalau handphone katanya ada dua, tapi yang satu belum ditemukan. Itu informasi terakhir yang saya dapat,” kata Bayu di Ciracas, Rabu (27/8/2025). 

Sampai sekarang keluarga belum tahu apakah ponsel korban dicuri para pelaku atau hilang dalam proses penculikan. 

“Kalau dompet sepertinya tidak (hilang, red), makanya jenazah bisa diidentifikasi,” ujar Bayu.

(TribunNewsmaker.com/ TribunJakarta)

Tags:
Rohmatkepala cabangIlham Pradiptapembunuhan
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved