Breaking News:

Demo Buruh

Daftar 5 Sosok Anggota DPR yang Dinonaktifkan, Usai Pernyataan Kontroversial dan Rumah Dijarah Massa

Lima anggota DPR dinonaktifkan yakni Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, Nafa Urbach dan Adies Kadir.

Editor: Eri Ariyanto
TribunNewsmaker.com | KOMPAS.com/Nabilla Tashandra/MELVINA TIONARDUS/Rahel/Fristin Intan Sulistyowati/Instagram @nafaurbach
DPR DINONAKTIFKAN - Lima anggota DPR dinonaktifkan yakni Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, Nafa Urbach dan Adies Kadir. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Lima anggota DPR ini semula dikenal sebagai artis, pengusaha sukses, dan politisi karier.

Namun, pernyataan kontroversial mereka memicu amarah publik yang tak terbendung: rumah dijarah, jabatan dinonaktifkan, dan nama mereka dipertanyakan.

Kisah mereka menyorot kenyataan keras politik Indonesia di mana kata-kata bisa lebih tajam daripada kritik rakyat.

Baca juga: Keberadaan Eko Patrio saat Rumahnya Ludes Dijarah Warga, Bukan di China, Ternyata Berada di Kota Ini

Kelima anggota DPR RI itu yakni Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, Nafa Urbach dan Adies Kadir.

Kelimanya dianggap mengeluarkan pernyataan kontroversial hingga berbuntut penjarahan di rumah mereka.

NasDem menjadi parpol pertama yang menonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR.

Berikutnya PAN menonaktifkan Eko Patrio dan Uya Kuya. Terakhir, Golkar menonaktifkan Adies Kadir.

Sosok Lima Politikus

1. Ahmad Sahroni

Ahmad Sahroni lahir di Tanjung Priok, Jakarta, pada 8 Agustus 1977. 

Sahroni tumbuh dari keluarga sederhana. Ia pernah bekerja sebagai tukang semir sepatu hingga sopir untuk mengurangi beban ekonomi keluarga. 

Ia pernah bekerja sebagai sopir antar jemput anak sekolah, sopir perusahaan bidang pengisian bahan bakar minyak, bahkan tukang cuci di kapal pesiar asing.

KONTROBERSI AHMAD SAHRONI - Awal mula ucapan Ahmad Sahroni dikecam masyarakat hingga rumahnya dijarah
KONTROBERSI AHMAD SAHRONI - Awal mula ucapan Ahmad Sahroni dikecam masyarakat hingga rumahnya dijarah (Tribunnews.com/Rizki Sandi Saputra dan TribunJakarta.com/Gerald Leonardo Agustino)

Untuk pendidikan, Ahmad Sahroni merupakan lulusan S1 Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Pelita Bangsa (2009), S2 di Stikom InterStudi (2020), dan doktor ilmu hukum di Universitas Borobudur Jakarta (2024). 

Sahroni kemudian memiliki karier bisnisnya berkembang pesat dan pernah menjabat sebagai direktur utama beberapa perusahaan yang mengelola usaha pengangkutan bahan bakar minyak. 

Selain itu, Ahmad Sahroni pernah menggeluti bisnis properti hingga akhirnya dikenal sebagai "crazy rich" Tanjung Priok sekaligus penggemar otomotif. 

Halaman 1/4
Tags:
Ahmad SahroniNafa UrbachEko PatrioUya KuyaAdies Kadir
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved