Demo Buruh
Daftar 5 Sosok Anggota DPR yang Dinonaktifkan, Usai Pernyataan Kontroversial dan Rumah Dijarah Massa
Lima anggota DPR dinonaktifkan yakni Ahmad Sahroni, Uya Kuya, Eko Patrio, Nafa Urbach dan Adies Kadir.
Editor: Eri Ariyanto
Tak lama berselang, Eko memperkeruh keadaan dengan mengunggah video parodi di akun TikTok pribadinya, @ekopatriosuper, yang menampilkan dirinya sedang berakting sebagai DJ dengan sound horeg.
“Biar jogednya lebih keren pakai sound ini aja,” tulis Eko. Video tersebut dinilai publik sebagai bentuk sindiran balik terhadap kritik masyarakat.
Namun, Eko membantah hal itu. Ia menegaskan video tersebut dibuat dalam suasana santai saat acara pembubaran panitia peringatan HUT RI di lingkungannya.
“Padahal itu dalam acara pembubaran panitia 17 Agustusan setelah kerja mereka mempersiapkan acara hampir satu bulan,” kata Eko.
Rumah mewah anggota DPR RI Eko Hendro Purnomo alias Eko Patrio di Jalan Karang Asem I, Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, porak poranda setelah digeruduk massa pada Sabtu (30/8/2025) malam.
4. Uya Kuya
Nama lengkap: Surya Utama
Nama populer: Uya Kuya
Tempat, tanggal lahir: Bandung, Jawa Barat, 4 April 1975
Agama: Islam
Kewarganegaraan: Indonesia
Orangtua: Drs. Nararya Sutrasna (ayah), Yuanita, SH (ibu)
Istri: Astrid Khairunnisha (menikah sejak 2003)
Anak: Cinta Rahmania Putri Khairunnisha, Sydney Agusto Putra Utama
Pendidikan: SMA Negeri 8 Jakarta; Ilmu Politik FISIP Universitas Indonesia
Profesi: Presenter, penyiar radio, aktor, komedian, penyanyi, pesulap, pengusaha, politisi
Karier hiburan: Grup vokal Tofu, solois, presenter televisi, pemain film, produser musik
Bisnis: Showroom mobil, restoran Jepang, ikan Louhan, kucing ras, kuliner pisang goreng
Rumah anggota DPR RI, Uya Kuya turut menjadi sasaran aksi penjarahan oleh massa pada Sabtu (30/8/2025) malam.
Uya Kuya adalah artis sekaligus politikus dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang terpilih menjadi wakil rakyat pada Pileg 2024.
Ia meraih sebanyak 33.109 suara dari daerah pemilihan (dapil) DKI Jakarta yang meliputi dapil Luar Negeri, Jakarta Pusat, dan Jakarta Selatan.
Nama Uya Kuya memang sempat menjadi sorotan setelah viral berjoget saat Sidang Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI pada 15 Agustus 2025 lalu.
Rumah Uya dijarah massa pada 30 Agustus Minggu, 31 Agustus 2025 ini, Uya dinonaktifkan dari keanggotannya sebagai Anggota DPR Fraksi PAN oleh partainya, bersamaan dengan pencopotan Eko Patrio.
5. Adies Kadir
Partai Golkar memutuskan untuk menonaktifkan Adies Kadir dari Fraksi Golkar DPR RI. per 1 September 2025.
Adapun Adies merupakan Wakil Ketua DPR RI yang menuai kritik setelah menjelaskan uraian kenaikan tunjangan anggota dewan.
Pada 20 Agustus, Adies , mengakui bahwa ada tunjangan-tunjangan anggota DPR RI yang mengalami kenaikan, seperti tunjangan besar yang disebutnya mencapai angka Rp 12 juta.
Adies Kadir lahir di Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 17 Oktober 1968.Artinya, tahun ini, ia akan memasuki usia 57 tahun.
Adies Kadir merupakan politisi dari Partai Golongan Karya (Golkar) yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI.
Ia terpilih sebagai Wakil Ketua DPR RI untuk periode 2024 hingga 2029.
Sebelumnya, Adies Kadir pernah menduduki jabatan pimpinan di sejumlah perusahaan.
Mengenai pendidikannya, Adies mengenyam pendidikan di Sekolah Dasar (SD) Negeri Selat VII, Kapuas, dari 1974 hingga 1981.
Ia melanjutkan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Samarinda dan SMA Negeri 3 Kupang.
Lulus SMA, Adies mengambil S1 di Universitas Wijaya Kusuma Surabaya dan berhasil meraih gelar Insinyur.
Selain itu, ia mengambil S1 Hukum di Universitas Merdeka Surabaya.
Kemudian, Adies studi S2 di Universitas Merdeka Malang dan berhasil meraih gelar Magister Ilmu Hukum.
Ia juga meneruskan program Doktoral dan berhasil meraih gelar Doktor di bidang Ilmu Hukum tahun 2017.
Kariernya, dimulai ketika menjadi Site Manager di PT Lamicitra Nusantara Tbk dari 1992 hingga 1996.
Tak berselang lama, ia dipercaya menjadi Project Manager di PT Surya Inti Permata Tbk periode 1996 sampai 1999.
Adies pun ditunjuk menjadi Direktur Utama PT Adi Jayatek tahun 1999 sampai dengan 2005.
Adies juga pernah menjabat sebagai General Manager di PT Lamicitra Nusantara Tbk dan Managing Partners SMP Law Office.
Meski telah sukses berkecimpung di sejumlah perusahaan, Adies tak merasa puas sampai di situ.
Kemudian, Adies memutuskan terjun ke dunia politik dan bergabung dengan Partai Golkar.
Usai bergabung dengan Partai Golkar, Adies didapuk sebagai Ketua Fraksi Partai Golkar Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Surabaya tahun 2009 hingga 2014.
Kemudian, Adies maju dan terpilih sebagai Anggota DPR RI periode 2014 hingga 2019, dan 2019 hingga 2024.
Adies terpilih sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2024 hingga 2029.
(TribunNewsmaker.com/TribunJakarta.com)
| Penyebab Kerangka Manusia di Kwitang Baru Ditemukan 2 Bulan Pasca Demo, Faktor Ilmiah Jadi Bukti |
|
|---|
| Sosok 2 Kerangka di Puing Gedung Kwitang, Dipastikan Jasad Pendemo yang Hilang, Hasil DNA Keluar |
|
|---|
| Hampir 1000 Orang Jadi Tersangka Demo Rusuh Agustus 2025, Ada Keterlibatan Anak-anak, 68 Diversi |
|
|---|
| Bima Permana Jual Aerox Rp5 Juta Dipertanyakan, Segini Harga Aerox Baru & Bekas, Termurah Rp15 Juta! |
|
|---|
| Babak Baru Kasus Delpedro Marhaen, Direktur Lokataru yang Ditahan Karena Dugaan Hasut Demo Rusuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Lima-anggota-DPR-dinonaktifkan.jpg)