POPULER - Belum Selesai Covid-19, Kini Muncul Flu Babi Baru Bernama G4 di China, Bisa Jadi Pandemi!

Ilustrasi Babi

Sebagian besarnya adalah jenis virus baru yang sudah dominan berada di tubuh babi sejak tahun 2016.

Para peneliti lalu menggunakan ferret, sejenis musang, untuk melakukan berbagai macam penelitian mengenai flu baru ini.

Ferret sendiri memang umum digunakan sebagai obyek penelitian karena gejala flunya sangat mirip dengan manusia, yakni demam, batuk, dan bersin.

Hasilnya, virus G4 ini sangat menular.

Selain itu, virus G4 juga menyebabkan gejala yang lebih serius pada ferret daripada virus-virus yang lainnya.

• POPULER Pasien Covid-19 di Sragen Sembuh Setelah Karantina 82 Hari & Tes Swab 15 Kali, Ini Kisahnya

Hasil tes juga menunjukkan kekebalan yang didapat manusia dari paparan flu musiman, tidak memberikan kekebalan terhadap G4.

Menurut hasil tes antibodi, sebanyak 10,4 persen pekerja di industri babi sudah terinfeksi.

Hasil tes pun menunjukkan 4,4 persen populasi umum tampaknya juga telah terpapar.

Dengan demikian, virus telah berpindah dari hewan ke manusia, tetapi belum ada bukti virus itu dapat menular antarmanusia.

"Itu kekhawatiran kami bahwa infeksi virus G4 akan beradaptasi di manusia dan meningkatkan risiko pandemi pada manusia," tulis para peneliti sebagaimana dikutip AFP.

• 1 Penumpang Pesawat Lolos Ternyata Positif Covid-19, 43 Lainnya Jalain Swab Test, 90 Orang Karantina

Halaman
1234
Penulis: Irsan Yamananda
Sumber: Tribunnewsmaker.com

Berita Populer