Virus Corona

Jelang Akhir Tahun, Kasus Covid-19 di Jabodetabek Memburuk, RS Hampir Penuh, Bekasi Nyalakan 'Alarm'

AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi daerah jadi zona merah gara-gara banyak yang terpapar virus corona

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menjelang akhir tahun, kasus Covid-19 di ilayah Ibu Kota dan sekitarnya dilaporkan meningkat drastis.

Peningkatan kasus Covid-19, membuat rumah sakit tidak dapat lagi menampung lonjakan pasien.

Rumah sakit di wilayah Jabodetabek sudah hampir penuh.

Hal ini tentu menjadi perhatian.

Masyarakat diwajibkan untuk terus menerapkan protokol kesehatan.

Menjelang akhir tahun, masyarakat baiknya menerapkan anjuran dari pemerintah.

Baca juga: Pernah Positif Covid-19 Ternyata Tetap Perlu Vaksin, tapi Ada Perbedaan dengan yang Belum Terinfeksi

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Naik di Desember, Sri Mulyani Singgung Injak Rem, Butuh Disiplin yang Keras

Ilustrasi virus corona atau covid-19. (SHUTTERSTOCK via Kompas.com)

Pasalnya kini tenaga medis semakin kewalahan.

Rumah sakit semakin penuh.

Jakarta pecah rekor lagi

Ibu Kota Jakarta kembali memecahkan rekor kasus harian tertinggi pada Sabtu (10/12/2020) dengan 1.899 kasus baru.

Angka ini tertinggi sejak Jakarta melaporkan kasus pertamanya pada bulan Maret lalu.

Lonjakan ini berdampak terhadap tingginya kebutuhan akan rumah sakit dan tempat isolasi.

Sementara dilaporkan bahwa ketersediaan fasilitas tersebut semakin menipis.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta Widyastuti mengatakan, tingkat keterisian tempat tidur isolasi pasien Covid-19 mencapai 85 persen, untuk ICU mencapai 80 persen.

Data terakhir per 20 Desember 2020 memperlihatkan, 5.691 tempat tidur isolasi terisi dari total 6.663 tempat tidur.

Halaman
123