Namun saat turun dari rooftop, tas ransel dan kantong belanja yang sempat ia bawa, ditinggalkan.
Usai keluar dari gedung Kemenlu, Arya Daru lalu melanjutkan perjalanan pulang ke kosannya menggunakan taksi.
Tiba di kos, ia sempat masuk ke dalam kamar, lalu keluar lagi pukul 23.24 WIB untuk membuang kantong plastik hitam di ujung lorong.
Baca juga: 3 Tempat Jadi Petunjuk Kematian Arya Daru, Diplomat Muda Sempat ke Pusat Perbelanjaan Beli Dasi
Kemudian, Arya Daru kembali sekitar pukul 23.25 WIB memasuki kamar.
Ia tak terlihat lagi dari rekaman CCTV, kecuali penjaga kosan yang mondar mandir di depan kamar Arya Daru.
Hingga kemudian keesokan harinya pukul 07.37 WIB, Arya Daru ditemukan tak bernyawa dengan kondisi kepala terlilit lakban kuning.
Isi tas yang dibawa Arya Daru
Ade Ary menuturkan, hingga saat ini pihaknya masih mengumpulkan data dan bukti-bukti lain terkait kasus kematian Arya Daru.
Ia belum bisa mengungkap secara pasti kegiatan sang diplomat selama berada di rooftop, termasuk isi tas dan kantong belanja yang ditinggalkan.
"Kami masih menelusuri dan mencocokkan semua bukti yang ada. Pembuktian harus lengkap dan menyeluruh," ujar dia.
Namun, berdasarkan informasi yang beredar, kantong belanja yang dibawa Arya Daru berisi barang dari toko pakaian.
Diduga isi kantong itu merupakan barang belanjaannya yang dibeli di Grand Indonesia.
Belum ada informasi yang beredar terkait isi tas ransel Arya Daru.
Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan berbasis scientific crime investigation untuk mengungkap kasus ini.
Arya Daru Sempat Minum 2 Obat Ringan