TRIBUNNEWSMAKER.COM - Malam sebelum ditemukan tewas, Arya Daru pergi bersama Vara, bukan istrinya.
Ia sempat naik taksi menuju bandara, tapi tiba-tiba meminta sopir putar balik ke kantor Kemenlu.
Apa yang sebenarnya terjadi di malam terakhir Arya Daru, dan kenapa tujuannya mendadak berubah?
Baca juga: Gelagat Aneh Arya Daru di Rooftop Kemenlu RI: Ketakutan atau Janjian? Ini Kata Pakar IT dan Jenderal
Sosok Vara dan Dion yang temani Arya Daru di mal Grand Indonesia tengah malam masih menjadi teka-teki.
Pihak kepolisian tak menjelaskan secara gamblang sosok keduanya.
Hanya pernah diungkap hubungan Vara dengan Arya Daru sebatas teman kerja di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI.
Namun hingga kini belum diketahui siapa sosok Dion.
Bahkan disebut-sebut, ia tak datang saat dipanggil penyidik untuk menjalani pemeriksaan.
Peran Vara dan Dion di mal saat bersama Arya Daru, menurut praktisi hukum, perlu dikaji.
Pasalnya, setelah dari sana, Arya Daru tak langsung pulang ke kosan, melainkan menuju rooftop gedung Kemenlu.
Bahkan sebelum ke Kemenlu, Arya Daru sempat minta diantar ke Bandara Soekarno Hatta oleh sopir taksi.
Namun baru beberapa meter melaju, ia mengganti arah tujuan ke gedung Kemenlu.
Praktisi Hukum dan HAM, Nicholay Aprilindo mengatakan, keberadaan Vara dan Dion di mal saat itu masih janggal.
"Ada beberapa kejanggalan. Di situ dikatakan bersama dua orang oknum, satu perempuan satu laki," ucapnya.
Menurut Nicholay, Vara dan Dion seharusnya bisa menjadi saksi kunci kematian Arya Daru.