Konflik Timur Tengah Makin Memanas! Jet Tempur Arab Saudi Disebut Turut Serang Irak
Jet tempur Arab Saudi disebut ikut menggempur Irak, konflik Timur Tengah kini makin memanas.
Editor: Eri Ariyanto
Menurut sumber-sumber tersebut, mereka menargetkan lokasi-lokasi yang digunakan untuk melancarkan serangan pesawat tak berawak dan rudal ke Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya.
Mengutip penilaian militer, sumber-sumber Irak menyatakan, serangan roket diluncurkan setidaknya dalam dua kesempatan dari wilayah Kuwait ke Irak.
Satu rangkaian serangan menghantam posisi milisi di Irak selatan pada April, menewaskan beberapa pasukan dan menghancurkan fasilitas yang digunakan oleh milisi Kataib Hizbollah untuk komunikasi dan operasi drone.
Reuters tidak dapat memastikan apakah roket-roket dari Kuwait ditembakkan oleh angkatan bersenjata Kuwait atau militer AS.
Militer AS menolak berkomentar. Kementerian informasi Kuwait dan pemerintah Irak juga tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Arab Saudi juga serang Iran
Sementara, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Saudi mengungkapkan, Arab Saudi berupaya untuk meredakan ketegangan, menahan diri, dan mengurangi ketegangan demi stabilitas, keamanan, dan kemakmuran kawasan tetapi tidak membahas masalah serangan terhadap Irak.
Juru bicara Kataib Hizbollah Irak juga tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Pada Selasa (12/5/2026), Reuters melaporkan bahwa Arab Saudi melancarkan serangan langsung ke Iran selama perang sebagai balasan atas serangan terhadap kerajaan tersebut.
Ini adalah pertama kalinya Riyadh diketahui menyerang wilayah Iran.
UEA juga melakukan serangan serupa terhadap Iran, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.
Namun, menurut semua sumber, ratusan drone yang menargetkan Teluk berasal dari Irak.
Saluran Telegram yang terkait dengan milisi berulang kali mengunggah pernyataan selama perang yang mengeklaim serangan terhadap target di negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan Kuwait.
Reuters tidak dapat secara independen memverifikasi keasliannya.
Serangan berkelanjutan dari front kedua di Irak mendorong Arab Saudi dan Kuwait untuk kehilangan kesabaran terhadap milisi-milisi tersebut.
Ini secara kolektif mengendalikan puluhan ribu pasukan dan persenjataan termasuk rudal dan drone.
| Ketegangan di Timur Tengah Memanas Lagi! Donald Trump Ngaku Tak Sabar Hadapi Iran, Perang Berlanjut? |
|
|---|
| Hubungan Memanas! Iran Kecam Keras Sikap UEA yang Disebut Memihak AS dan Israel dalam Perang |
|
|---|
| Kunjungan Trump Dibayangi Pernyataan Keras China: Perang Iran Seharusnya Tidak Pernah Terjadi |
|
|---|
| Demi Capai Kesepakatan Besar, Trump Tancap Gas Lobi Xi Jinping agar Tak Pulang dengan Tangan Kosong |
|
|---|
| Update Konflik Timur Tengah, Netanyahu Disebut Diam-Diam Temui Presiden UEA Mohammed bin Zayed |
|
|---|