Breaking News:

Konflik Timur Tengah Makin Memanas! Jet Tempur Arab Saudi Disebut Turut Serang Irak

Jet tempur Arab Saudi disebut ikut menggempur Irak, konflik Timur Tengah kini makin memanas.

Tayang:
Editor: Eri Ariyanto

Menurut sumber-sumber tersebut, mereka menargetkan lokasi-lokasi yang digunakan untuk melancarkan serangan pesawat tak berawak dan rudal ke Arab Saudi dan negara-negara Teluk lainnya.

Mengutip penilaian militer, sumber-sumber Irak menyatakan, serangan roket diluncurkan setidaknya dalam dua kesempatan dari wilayah Kuwait ke Irak.

Satu rangkaian serangan menghantam posisi milisi di Irak selatan pada April, menewaskan beberapa pasukan dan menghancurkan fasilitas yang digunakan oleh milisi Kataib Hizbollah untuk komunikasi dan operasi drone.

Reuters tidak dapat memastikan apakah roket-roket dari Kuwait ditembakkan oleh angkatan bersenjata Kuwait atau militer AS.

Militer AS menolak berkomentar. Kementerian informasi Kuwait dan pemerintah Irak juga tidak segera menanggapi permintaan komentar.

KONFLIK TIMUR TENGAH - Gambar yang diambil pada 16 November 2015 memperlihatkan jet tempur F-15 milik Arab Saudi mendarat di Pangkalan Khamis Mushayt, sekitar 880 kilometer dari Riyadh.
KONFLIK TIMUR TENGAH - Gambar yang diambil pada 16 November 2015 memperlihatkan jet tempur F-15 milik Arab Saudi mendarat di Pangkalan Khamis Mushayt, sekitar 880 kilometer dari Riyadh. (Dok./Kompas.com)

Arab Saudi juga serang Iran

Sementara, seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Saudi mengungkapkan, Arab Saudi berupaya untuk meredakan ketegangan, menahan diri, dan mengurangi ketegangan demi stabilitas, keamanan, dan kemakmuran kawasan tetapi tidak membahas masalah serangan terhadap Irak

Juru bicara Kataib Hizbollah Irak juga tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Pada Selasa (12/5/2026), Reuters melaporkan bahwa Arab Saudi melancarkan serangan langsung ke Iran selama perang sebagai balasan atas serangan terhadap kerajaan tersebut.

Ini adalah pertama kalinya Riyadh diketahui menyerang wilayah Iran. 

UEA juga melakukan serangan serupa terhadap Iran, menurut tiga orang yang mengetahui masalah tersebut.

Namun, menurut semua sumber, ratusan drone yang menargetkan Teluk berasal dari Irak.

Saluran Telegram yang terkait dengan milisi berulang kali mengunggah pernyataan selama perang yang mengeklaim serangan terhadap target di negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi dan Kuwait. 

Reuters tidak dapat secara independen memverifikasi keasliannya.

Serangan berkelanjutan dari front kedua di Irak mendorong Arab Saudi dan Kuwait untuk kehilangan kesabaran terhadap milisi-milisi tersebut.

Ini secara kolektif mengendalikan puluhan ribu pasukan dan persenjataan termasuk rudal dan drone.

Halaman 2/3
Tags:
Timur TengahArab SaudiIrakjet tempur
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved