Breaking News:

Beirta Viral

Imbas Pertamax Naik, Antrean Pertalite di SPBU Gadog Bogor Mengular, Pengendara: Saya Merasa Berat

Imbas Pertamax naik, antrean Pertalite di SPBU Gadog Bogor mengular, pengendara: saya merasa berat.

Tayang:

Ringkasan Berita:
  • Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai menunjukkan dampak nyata di sejumlah SPBU.
  • Antrean mengular di SPBU kawasan Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor.
  • Pada Jumat (12/6/2026) siang, antrean kendaraan di jalur pengisian Pertalite tampak memanjang dan terus berdatangan silih berganti.

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kenaikan harga BBM non-subsidi jenis Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter mulai menunjukkan dampak nyata di sejumlah SPBU, termasuk di kawasan Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor.

Perubahan harga yang cukup signifikan tersebut membuat pola konsumsi masyarakat mengalami pergeseran dalam waktu singkat.

Banyak pengendara kini terlihat lebih memilih BBM subsidi Pertalite yang masih dijual dengan harga Rp10.000 per liter.

Pemandangan berbeda pun terlihat di SPBU Gadog yang selama ini menjadi salah satu titik pengisian bahan bakar favorit para pengguna jalan menuju kawasan wisata Puncak Bogor.

Pada Jumat (12/6/2026) siang, antrean kendaraan di jalur pengisian Pertalite tampak memanjang dan terus berdatangan silih berganti.

Pengendara roda dua maupun roda empat terlihat rela mengantre demi mendapatkan bahan bakar dengan harga yang lebih terjangkau.

Kondisi tersebut mencerminkan meningkatnya minat masyarakat terhadap BBM subsidi setelah lonjakan harga Pertamax.

Sebaliknya, suasana di jalur pengisian Pertamax tampak jauh berbeda dibanding hari-hari sebelumnya.

Baca juga: Emak-emak di Boyolali Teriak Usai Kenaikan BBM Pertamax, Sebut Uang Seperti Tidak Ada Nilainya 

HARGA BBM NAIK - Suasana antrean pembeli Pertalite di SPBU di Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jumat (12/6/2026).
HARGA BBM NAIK - Suasana antrean pembeli Pertalite di SPBU di Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor, Jumat (12/6/2026). ((Ist)/TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy)

Jika biasanya masih terlihat aktivitas pengisian yang cukup ramai, kini area tersebut cenderung lengang dengan jumlah pembeli yang jauh berkurang.

Antrean pembeli Pertalite mengular panjang di SPBU yang sering dilintasi wisatawan Puncak Bogor ini, sementara pembeli Pertamax terpantau tak terlihat adanya antrean bahkan nyaris sepi pembeli.

Curhat Pengendara

Salah satu wisatawan asal Serang Banten, Bambang, mengaku keberatan dengan kenaikan harga BBM non subsidi ini.

Karena dia termasuk pengguna sepeda motor yang merawat motornya dengan baik.

Sehingga dia sangat memperhatikan bensin yang dia gunakan.

PERTAMAX NAIK - Petugas sedang mengisi BBM jenis Pertamax ke kendaraan bermotor di SPBU yang berada di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (10/6/2026)
PERTAMAX NAIK - Petugas sedang mengisi BBM jenis Pertamax ke kendaraan bermotor di SPBU yang berada di wilayah Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Rabu (10/6/2026) ((Ist)/TribunnewsBogor.com/Muamarrudin Irfani)

Baca juga: Imbas Kenaikan BBM Pertamax, Antrean Panjang Pertalite Mengular di SPBU Solo, Klaten hingga Wonogiri

Sehingga dia tak pernah menggunakan Pertalite yang oktannya lebih rendah dari Pertamax.

"Kalau saya sih merasa keberatan," kata Bambang kepada TribunnewsBogor.com, Jumat (12/6/2026).

Sebab hal ini berdampak pada ongkos bensin sepeda motornya.

Ongkos bensinnya bisa membengkak puluhan Ribu Rupiah ketika isi bensin karena kenaikan BBM non subsidi ini.

"Keberatan saya. Dampaknya juga lumayan besar, buat ongkos," kata Bambang.

(Tribunnewsmaker.com/ TribunnewsBogor/ Naufal Fauzy)

Sumber: Tribun Bogor
Tags:
Sibolgatanah longsorbanjirPertamaxSPBUBogorPertalite
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved