5 FAKTA Rekomendasi Formula E, Anies Baswedan Dituding Lakukan Kebohongan Publik, Tak Mau Komentar

Inilah deretan fakta soal rekomendasi Formula E di Monumen Nasional (Monas), Anies Baswedan dituding lakukan kebohongan publik.

5 FAKTA Rekomendasi Formula E, Anies Baswedan Dituding Lakukan Kebohongan Publik, Tak Mau Komentar
Kolase TribunNewsmaker - Kompas.com
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah deretan fakta soal rekomendasi Formula E di Monumen Nasional (Monas).

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dituding melakukan kebohongan publik.

Ada kesalahan dalam surat rekomendasi terkait sirkuit Formula E.

Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah mengakui adanya kesalahan naskah surat yang diteken Anies Baswedan pada Kementerian Sekretariat Negara, Selasa (11/2/2020).

Kesalahan tersebut menjadi sorotan publik.

Naskah surat seharusnya tertulis surat rekomendasi dari Tim Sidang Pemugaran (TSP) DKI.

Ngaku Tak Percaya Keadilan, Sudjiwo Tedjo Singgung Hinaan Terhadap Anies Baswedan, Bantah Membela

Namun di dalamnya justru menjadi Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) DKI.

Mengenai kekeliruan itu, Saefullah tidak mau berkomentar banyak.

Ia justru meminta untuk menanyakan langsung pada Kepala Biro Kepala Daerah DKI Jakarta, Mawardi terkait kesalahan dalam surat.

“Tanya kepada Pak Mawardi (Kepala Biro Kepala Daerah DKI Jakarta), harusnya kalau ada kekeliruan naskah atau salah input yang mengetik, yah diperbaiki saja,” ujar Saefullah di Balai Kota DKI pada Jumat (14/2/2020).

Sekretaris Daerah DKI JakartaSaefullah, Kamis (7/11/2019), mengaku kecewa dengan kabar yang beredar bahwa Pemprov DKI Jakarta terlambat menyerahkan dokumen Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2020 kepada legislator.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta Saefullah,. (Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri)
 
Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Warta Kota
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved