POPULER Manfaat Eucalyptus, Bahan Dasar Kalung Anticorona yang Disebut Sebagai Antivirus Covid-19
Kalung anticorona siap diproduksi massal, ini manfaat daun eucalyptus yang jadi bahan utamanya.
Editor: Talitha Desena
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kementerian Pertanian (Kementan) mengeluarkan produk inovasi terbaru terkait virus corona.
Mereka akan memproduksi sebuah produk yang diberi nama kalung anticorona.
Produk kalung anticorona merupakan hasil uji lab para peneliti pertanian.
Kalung anticorona tersebut dinilai mampu menangkal penyebaran virus Covid-19.
Bahan dasar dari kalung anticorona sendiri merupakan daun eucalyptus.
Inovasi baru dari Kementan ini pun menuai sejumlah reaksi netizen.
• Viral Kalung Antivirus Corona, Ahli: Saya Tidak Melihat Relevansi Kuat Kalung dengan Paparan Virus
• 5 Fakta Terkait Kalung Antivirus Corona Kementan, Peringatan Epidemiolog Hingga Izin Edar
Mulai dari dukungan hingga kritik dari netizen pun mengalir setelah diumumkannya kalung anticorona ini.
Tak sedikit yang mencari tahu soal daun eucalyptus yang menjadi bahan dasarnya.
Daun ecalyptus sendiri sudah tak asing di telinga publik.
Terlebih bahan ini ternyata cukup dekat dengan benda yang kerap kita temukan dan pakai di rumah seperti minyak kayu putih.
Daun eucalyptus dipilih menjadi bahan dasar kalung anticorona, lantas apa manfaat dari bahan tersebut?
Dilansir KompasTV, Minggu (5/7/2020), Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, beserta Kepala Balitbangtan, Fajry Jufri, dan Sekretaris Jenderal Kementan, Momon Rusmono, menjelaskan terobosan ini memiliki hasil pengujian eucalyptus terhadap virus influenza, virus Beta, dan gamma corona yang menunjukkan kemampuan membunuh virus sebesar 80-100 persen.
"Bahkan Balitbangtan membuat beberapa prototipe eucalyptus dengan nano teknologi dalam bentuk inhaler, roll on, salep, balsem, dan diffuser. Kami akan terus kembangkan dengan target utamanya korban terpapar virus Covid-19," ujar Syahrul Yasin Limpo.
"Insya Allah ini akan berhasil. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk takut terhadap virus ini, tetapi kita juga harus terus waspada. Saya berharap inovasi ini bisa cepat dibagikan kepada masyarakat luas," lanjutnya.
Hingga kini terdapat 700 jenis eucalyptus di dunia dengan kandungan bahan aktif yang beranekaragam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/kalung-antivirus-corona-eucalyptus-oleh-kementan.jpg)