Breaking News:

Virus Corona

Anies Baswedan Beri Stiker di Rumah OTG Covid-19 saat Isolasi, PDIP Kritik Pedas: Merusak Psikologis

Persyaratan tersebut yakni rumah pasien OTG harus ditempel dengan stiker khusus bertulisan 'sedang melakukan isolasi mandiri'.

Unsplash/CDC/capture KompasTV
Gubernur Jakarta Anies Baswedan dan ilustrasi virus corona 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kebijakan baru Pemerintah Provinsi DKI Jakarta soal pemberian stiker menuai pro dan kontra.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan sejumlah syarat bagi orang tanpa gejala (OTG) Covid-19 yang ingin melakukan isolasi mandiri di rumah.

Persyaratan tersebut yakni rumah pasien OTG harus ditempel dengan stiker khusus bertulisan 'sedang melakukan isolasi mandiri'.

Aturan isolasi mandiri itu tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 980 Tahun 2020 tentang prosedur isolasi terkendali.

Kebijakan penempelan stiker bagi pasien OTG Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri ini menuai kritikan pedas.

Seorang politikus yang turut menyorotinya yakni Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono.

TERJAWAB Isu Anies Baswedan Sakit & Riza Patria Isolasi Mandiri, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta: Kagak

Datangi TPU Pondok Ranggon, Anies Baswedan: Malam Telah Larut, Penggali Kubur Belum Akan Pulang

Ilustrasi hentikan penularan virus corona
Ilustrasi hentikan penularan virus corona (Shutterstock)

Gembong Warsono memberikan kritik terkait hal ini saat menjadi narasumber di acara Kabar Petang, TV One, pada Sabtu (3/10/2020).

Diungkapkan Gembong, pemberian stiker ini tidak efektif.

Justru akan menimbulkan kepanikan dalam masyarakat.

Gembong Warsono menilai saat ini Pemprov DKI Jakarta sedang panik menghadapi pandemi Covid-19.

"Situasi yang kami tangkap adalah, Pemprov kelihatannya hari-hari ini sedang panik," ucap Gembong Warsono, dikutip TribunJakarta.com dari YouTube TV One, pada Minggu (4/10/2020).

"Panik sehingga membuat kebijakan yang satu dengan yang lain saling blunder,"

"Sebelumnya melarang warga yang OTG melakukan isolasi mandiri, tapi hari Pemprov membuat kebijakan baru yang bertentang dengan kebijakannya sebelumnya," imbuhnya.

Gembong kemudian meminta Pemprov DKI Jakarta untuk membayangkan jika rumah OTG virus corona yang ditempeli stiker tersebut berada di lingkungan padat penduduk.

Halaman
123
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved