Breaking News:

Penanganan Covid

Siap Tangani Spesimen Covid-19, Sumatera Utara Kini Miliki 21 Laboratorium, Ada 7 yang Gratis

Sumatera Utara kini miliki 21 laboratorium yang siap menangani spesimen Covid-19.

Editor: ninda iswara
Istimewa
Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 Sumut Arsyad Lubis saat mengikuti konferensi video bersama Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Rumah Dinas Gubernur Sumut. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Provinsi Sumatera Utara kini telah memiliki sebanyak 21 laboratorium Covid-19.

Semakin banyaknya laboraturium ini akan mempermudah penanganan para pasien Covid-19.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) RI Luhut Binsar Pandjaitan mengapresiasi Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Provinsi Sumatera Utara, terkait keberadaan laboratorium yang telah menguji SWAB.

Sejauh ini, jumlah spesimen mencapai 2.356 spesimen per hari, atau melebihi angka standarisasi yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau World Health Organization (WHO).

Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Sumut Arsyad Lubis menyampaikan, saat ini telah tersedia sebanyak 21 laboratorium yang siap menangani spesimen Covid-19.

Pemerintah pusat menyebutkan, kondisi pemeriksaan PCR/swab sudah baik dan perlu dipertahankan.

Baca juga: Pastikan Kehalalan Vaksin Covid-19, MUI Berangkat ke Cina, Wapres Maruf Amin Menanti Laporan

Baca juga: Tetap Sehat di Tengah Pandemi Corona, Simak 3 Kunci Sehat agar Tak Tumbang saat Covid-19 Melanda

Ilustrasi virus corona atau covid-19.
Ilustrasi virus corona atau covid-19. (SHUTTERSTOCK via Kompas.com)

“Jadi upaya mempertahankan itu kan ada beberapa stakeholder yang terkait dengan penanganan laboratorium. Yang pertama peralatannya dan laboratoriumnya.

Sekarang kita sudah mempunyai 21 laboratorium di Sumut dan ada tujuh yang tidak berbayar (gratis),” sebut Arsyad di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Kota Medan, Sabtu (7/11/2020).

Apresiasi dimaksud, lanjut Arsyad, berkaitan dengan kapasitas pemeriksaan spesimen yang diperiksa setiap harinya di laboratorium yang ada. Sebagaimana standarisasi WHO, targetnya sebesar 1.000 orang setiap 1 juta penduduk per pekan.

“Berarti kalau penduduk kita 14 juta lebih, setidaknya harus ada 2.100 spesimen yang harus kita periksa setiap hari.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved