Breaking News:

Penanganan Covid

Kasus Covid-19 di Indonesia Tak Terkendali, IDI Beri Solusi, PSBB Perlu Diterapkan Secara Ketat

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto mengatakan, pemerintah harus lakukan pembatasan aktivitas masyarakat

Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi PSBB 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Slamet Budiarto mengatakan, pemerintah harus melakukan pembatasan aktivitas masyarakat.

Harapannya, agar kasus positif virus corona dapat dikendalikan atau bahkan diturunkan.

Menurutnya, usaha pemerintah untuk terus menambah kapasitas tempat tidur di rumah sakit tidak memberikan dampak yang langsung pada pengendalian pandemi.

Jauh lebih penting kini pemerintah bisa mencegah masyarakat agar tidak sakit atau terinfeksi virus corona.

"Kalau rumah sakit sudah overload. Nanti mengganggu hak orang banyak terutama yang sakit non-Covid. Jadi enggak maksimal. Baiknya menurunkan angka kesakitan, caranya membatasi mobilitas," ungkap Slamat saat dihubungi Tribunnnews.com, Senin (23

Baca juga: TNI-Polri Perketat Penerapan Protokol Kesehatan Covid-19, Bagikan Ratusan Ribu Masker di Lokasi Ini

Baca juga: Kasus Positif Sentuh 12.001, DKI Jakarta di atas 3 Ribu, UPDATE Covid-19 Nasional 1 Februari 2021

Ia menyarankan, sebaiknya pemerintah memperlakukan pembatasan sosial berskala besar ( PSBB) secara ketat.

Menurut Slamet, tidak ada pilihan untuk pemerintah dalam mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia, meski berdampak secara ekonomi.

"PSBB super ketat, bahasa kasarnya lockdown cuma memang ekonominya bisa jatuh. Tapi kalau enggak begitu masyarakat enggak displin. Vaksin belum ada," ujarnya.

(Tribunnews/ Rina Ayu Panca Rini)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Kasus Covid-19 Indonesia Tak Terkendali, Solusi IDI: Batasi Mobilitas Masyarakat

Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved