Breaking News:

Penanganan Covid

Bukan Individu, Vaksinasi Gotong Royong Khusus untuk Perusahaan dengan Karyawan 100 Orang Lebih

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi memastikan, vaksinasi gotong royong tidak akan menganggu akses universal

Surya/Ahmad Zaimul Haq
ilustrasi 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Regulasi terkait vaksinasi gotong royong terus difinalisasi.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmidzi memastikan, vaksinasi gotong royong tidak akan menganggu akses universal individu lain untuk mendapatkan vaksin Covid-19.

"Bahwa vaksinasi ini merupakan upaya bersama dalam menghadapi pandemi maka vaksinasi ini tidak dibebankan kepada individu artinya bahwa tidak akan ada penjualan vaksinasi ini ke individu," ujarnya dalam webinar Minggu (21/2/2021).

Ia mengatakan, setiap perusahaan harus mematuhi regulasi terkait penyelenggaran vaksinasi gotong royong ini.

Perusahaan harus membeli vaksin untuk karyawan bahkan jika mampu diharapkan dapat membeli vaksin untuk keluarga karyawan.

"Jadi vaksin gotong royong ini sebenarnya vaksin yang akan didukung oleh dunia usaha. Kalau perusahaan itu mampu maka juga akan membelikan ke keluarga karyawannya," jelas Nadia.

Baca juga: Inilah Vaksin Nusantara, Kerjasama Kemenkes dengan RSUP dr Kariadi & Undip, Simak Kelebihannya

Baca juga: Jangan Khawatir, Ini Reaksi yang Biasa Terjadi Setelah Divaksin Covid-19

Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi
Juru bicara vaksinasi Covid-19 dari Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi (Tangkap Layar YouTube Sekretariat Presiden)

Ia mengatakan, pemerintah melakukan pendekatan klaster dalam vaksinasi gotong royong ini.

Artinya, semakin banyak karyawan dalam satu perusahaan yang mendapatkan vaksin, diharapkan transmisi virus Covid-19 dapat dikendalikan.

Maka nanti perusahaan yang bisa melakukan vaksinasi gotong royong ini adalah perusahaan yang memiliki karyawan di atas 100 orang.

"Tentunya syaratnya perusahaan kita masih diskusi lebih lanjut. Jadi perusahaan yang karyawannya harus lebih dari 100 orang. Kita ingin pendekatannya satu klaster bukan individu. Klau pabrik 1.000 atau 2.000 buruh. Jadi transmis lokal dihentikan," ungkap perempuan berhijab ini.

(Tribunnews/ Rina Ayu Panca Rini)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Vaksinasi Gotong Royong Bukan untuk Individu Tapi untuk Perusahaan dengan Karyawan 100 orang Lebih

Ikuti kami di
Editor: Listusista Anggeng Rasmi
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved