Breaking News:

Penanganan Covid

Kata Pakar soal Vaksin Covid-19 untuk Anak, Perlu untuk Mempercepat Herd Immunity

Meski saat ini belum menjadi prioritas, anak-anak juga perlu menerima vaksin Covid-19.

Andrej ISAKOVIC / AFP
Seorang staf medis menunjukkan dosis vaksin Sinopharm buatan China untuk memvaksinasi Menteri Kesehatan Serbia di institut virologi di Beograd pada 19 Januari 2021. Vaksin virus corona (COVID-19) Sinopharm menjadi vaksin buatan China pertama yang disetujui Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebuah studi di International Journal of Infectious Diseases mengungkap tingginya angka kematian pada anak akibat COVID-19.

Disebutkan, kematian terjadi pada 40 persen pasien anak yang terkonfirmasi COVID-19.

Meski saat ini belum menjadi prioritas, anak-anak juga perlu menerima vaksin Covid-19.

Seperti yang disampaikan Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran (UNPAD) Prof. Dr. dr. Cissy Rachiana Sudjana Prawira-Kartasasmita, Sp.A., M.Sc, dalam webinar Menyongsong Vaksin Covid-19 untuk Anak" baru-baru ini.

Menurutnya, vaksinasi pada anak-anak akan mempercepat terbentuk herd immunity.

"Saat ini beberapa vaksin Covid-19 sudah sudah dipakai oleh lansia dan proporsional.
Namun pada anak belum. Tapi kalau ingin bebas Covid-19 semua divaksinasi jangan hanya 70 persen, semuanya," kata dia.

Cissy mengatakan, beban penyakit anak saat terpapar Covid tidak sebesar pada orang dewasa.

Baca juga: WHO Sebut Vaksinasi untuk Anak-anak Bukan Prioritas di Tengah Kekurangan Pasokan: Risiko Rendah

Baca juga: Jawa Tengah Segera Lakukan Vaksinasi untuk Penyandang Disabilitas, akan Diberi Project Akses Ekonomi

Kecuali, anak tersebut memiliki penyakit komorbid.

"Anak bisa terinfeksi virus yang menyebabkan penyakit Covid 19 kebanyakan symptom asimtomatis  ya artinya anak tertular ya dia biasa-biasa saja. Tidak ada gejala yang mengganggu dia dan kalau ada pun gejalanya ringannya," terangnya.

Dalam segi jumlah kematian anak karena virus corona, Indonesia termasuk negara dengan kasus yang tinggi.

"1,3 persen total (anak Indonesia meninggal dunia karena Covid-19), untuk dibanding negara lain ini tinggi, karena negara lain itu ada yang sama sekali nggak ada yang meninggal atau pun ada hanya di bawah 0,5 persen," kata dia.

Saat ini ada sejumlah produsen vaksin yang tengah berproses melakukan uji klinis vaksin Covid-19 pada anak yakni Moderna, Pfizer, AstraZeneca, Sinopharm, dan Sinovac.

(Tribunnews/Rina Ayu)


#vaksin #herdimmunity

Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved