Breaking News:

Bertahan di Tengah Covid-19, Yuni Tetap Dagang Jamu, Meski Hanya Rp 2,500 tapi Sukses Kuliahkan Anak

Bertahan di tengah pandemi Covid-19, Yuni tetap gigih dagang jamu tradisional. Meski hanya mematok harga Rp 2.500 per porsi sukses bisa kuliahkan anak

Penulis: Monalisa
Editor: ninda iswara
TribunnewsMaker.com/Octavia Monalisa
Bertahan di tengah pandemi Covid-19, Yuni tetap semangat dagang jamu tradisonal di Pasar Legi, Solo, Sabtu (26/6/2021) 

Kini terhitung sudah 17 tahun Yuni bekerja sebagai penjual jamu tradisional.

Meski dihantam pandemi Covid-19, nyata keberkahan tetap dirasakan Yuni dan keluarga.

Terbukti hasil kerja keras Yuni dan suami kini si sulung, Tika Yunita Sari bisa melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi.

Diketahui putri sulung Yuni kini tengah kuliah di salah satu Poltekes di Kota Solo.

Tak main-main, putri Yuni ini ternyata menimba ilmu di jurusan farmasi jamu.

Yuni pun berharap, pendidikan tinggi bisa menghantarkan kehidupan yang lebih layak bagi putri sulungnya tersebut.

"Ya, walaupun sekarang ibunya cuma seorang tukang jamu, siapa tahu nanti punya pabrik jamu sendiri.

Bisa semakin memajukan jamu tradisional khas Indonesia," ungkap Yuni.

(TribunNewsmaker.com/Octavia Monalisa)

Baca berita tentang penanganan Covid-19 lainnya di sini

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved