Breaking News:

Virus Corona

Benarkah PPKM Darurat Diperpanjang Akibat Covid-19 Masih Melonjak? Cek Fakta Sebenarnya

Benarkah PPKM Darurat diperpanjang hingga 2 Agustus 2021? simak penjelasan berikut.

Tribun Bali/Rizal Fanany
Anggota Linmas dan Pecalang melaksanakan penertiban penggunaan masker sekaligus pemantauan protokol kesehatan di kawasan Desa Adat Panjer, Denpasar, Senin, 18 Januari 2021. Kelurahan Panjer dan Desa Adat Panjer Denpasar menggelar Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Pelaksanaan PPKM dimulai Senin 18 Januari 2021 hingga Kamis 18 Februari 2021. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Benarkah PPKM Darurat diperpanjang hingga 2 Agustus 2021?

Sebelumnya diketahui (Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) PPKM Darurat diberlakukan khususnya di Pulau Jawa dan Bali.

PPKM Darurat diberlakukan dari tanggal 3 Juli hingga 21 Agustus 2021.

PPKM Darurat bertujuan sebagai upaya menekan mobilitas masyarakat agar penyebaran Covid-19 bisa dikendalikan.

Namun, pada kenyataannya PPKM Darurat masih belum berdampak signifikan.

Faktanya masih banyak oknum masyarakat yang tak mematuhi protokol kesehatan dan masih sering menerobos penyekatan di berbagai kota.

Sejalan dengan berbagai kendala PPKM banyak sekali informasi beredar di media sosial yang menyebut PPKM darurat diperpanjang hingga 2 Agustus 2021.

Suasana penyekatan pembatasan menuju Jakarta di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (5/7/2021). Polisi melakukan penyekatan di 63 titik wilayah di Jadetabek untuk membatasi mobilitas warga saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung hingga 20 Juli 2021.
Suasana penyekatan pembatasan menuju Jakarta di Jalan Daan Mogot, Kalideres, Jakarta Barat, Senin (5/7/2021). Polisi melakukan penyekatan di 63 titik wilayah di Jadetabek untuk membatasi mobilitas warga saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang berlangsung hingga 20 Juli 2021. (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

Informasi itu beredar dalam beberapa hari terakhir.

Informasi viral itu menyebutkan bahwa Polda Jatim sebagai sumber informasi.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko menegaskan bahwa informasi itu tidak benar.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Candra Isriadhi
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved