Breaking News:

Virus Corona

Pulang dari Turki, Nenek 71 Tahun di Bekasi Positif Covid-19, Dipastikan Bukan Varian Baru Omicron

Seorang wanita berusia 71 tahun asal Bekasi dinyatakan positif Covid-19 sepulang dari Turki. Dinas Kesehatan Bekasi pastikan bukan varian Omicron

Penulis: Monalisa
Editor: ninda iswara
Tribunnews.com
Ilustrasi satu warga Bekasi terkena Covid-19 setelah pulang dari Turki 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang nenek berusia 71 tahun warga Bekasi terkonfirmasi positif Covid-19.

Nenek warga Bekasi ini dinyatakan positif Covid-19 setelah melakukan perjalanan ke Turki.

Hal tersebut dibenarkan oleh Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Diketahui saat ini sang nenek tengah menjalani isolasi dan tes PCR.

"Dari (perjalanan luar negeri) Turki, umur 71 tahun.

Sekarang sedang isolasi, kita tes PCR," kata Rahmat Effendi di Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi, dikutip dari TribunJakarta.com, Selasa (7/12/2021).

Baca juga: Merasa Sehat & Bugar, Pria Ini Meninggal Usai Tak Mau Divaksin Covid-19, Ini Permintaan Terakhirnya

Baca juga: Daftar Negara Sudah Terjangkit Varian Covid Omicron, Super Varian Kategori Kewaspadaan Tertinggi

ILUSTRASI varian baru virus corona
ILUSTRASI varian baru virus corona (The Scotsman)

Sementara itu, menurut Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Tanti Rohilawati, warga yang terkonfirmasi Covid-19 ini bukanlah varian baru Omicron.

Tak hanya itu, Tanti juga menjelaskan pihaknya sudah melakukan tracking terhadap orang-orang yang sempat kontak erat dengan pasien.

"Sudah kita tracking, hasilnya yang melakukan kontak dengan yang bersangkutan negatif, saat ini yang positif melakukan isolasi mandiri di rumahnya," kata Tanti.

Menurut Tanti, warga yang baru pulang dari Turki memiliki gejala Covid-19.

Dia dipastikan melakukan isolasi mandiri selama 14 hari sambil dipantau puskesmas setempat.

"Sekarang itu pada umumnya tetap si ada gejala bagaimanapun juga ada, cuma kami akan pantau terus," tegas dia.

Baca juga: Waspada Varian Baru Covid-19 Omicron, Binda Yogyakarta Gencar Percepat Vaksinasi Dosis Dua

Seperti diketahui varian baru Covid-19 bernama Omicron ini memang tengah diwaspada oleh semua negara termasuk Indonesia.

Omicron sendiri merupakan varian bari dari Covid-19 yang memiliki potensi besar bermutasi.

Varian baru Omicron pertama kali dideteksi WHO dari Afrika Selatan pada 24 November 2021.

Tak hanya bisa bermutasi dengan cepat, Omicron juga disebut bisa mempengaruhi efektivitas vaksin.

Untuk itu pemerintah di semua negara mulai berwaspada lantaran Omicron ini bisa saja menyebabkan lonjakan Covid-19.

Mengingat bahaya varian baru omicron tak bisa dianggap remeh, oleh sebab itu masyarakat Indonesia dihimbau untuk lebih memperketat protokol kesehatan.

(TribunnewsMaker.com/Octavia Monalisa)

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved